Kena Serangan Jantung, Bupati Tegal Non Aktif Ki Enthus Meninggal Dunia

Penulis : Ilyasi
Kategori :
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Foto : Prokota.com

PROKOTA TEGAL – PKB kehilangan kader terbaiknya. Bupati Tegal non-aktif yang juga dalang kondang, Enthus Soesmono meninggal dunia, Senin (14/5/2018).

Informasi yang diperoleh, pria yang disapa Ki Enthus itu meninggal di RS Soeselo, Slawi, sekitar pukul 19.15WIB.
“Informasi itu benar. Tadi saya sudah komunikasi dengan Plt Bupati Tegal terkait kabar itu (meninggalnya Enthus Soesmono),” ujar Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB Maman Imanul Haq.

Diduga kuat Ki Enthus meninggal akibat serangan jantung.

Informasi meninggalnya Ki Enthus juga dibenarkan oleh Plt Bupati Tegal Sinoeng Nugroho.

Informasi yang diperoleh dari Tim dokter RSUD Dr Suselo menyimpulkan, calon Bupati Tegal, Enthus Soesmono meninggal dunia akibat serangan jantung.

Sebelum meninggal, Ki Enthus sempat menggelar pentas wayang golek guna mengisi acara pelepasan siswa siswi SMP dan MA Al Ikhlas Desa Cerih Kecamatan Jatinegara, Tegal.

Dalam keterangan pers di RSUD Dr Suselo Plt Bupati Tegal, Sinoeng Nugroho Rahmadi yang didampingi sejumlah pejabat RSUD Dr Suselo mengungkapkan berdasarkan keterangan yang dihimpun dari berbagai pihak menyebutkan, sore sebelum meninggal, Ki Enthus sempat menggelar pentas wayang santri dalam acara pelepasan siswa siswi SMP dan MA Al Ikhlas di Desa Cerih Jatinegara.

Rencananya setelah itu, berlanjut menghadiri pengajian di Desa Argatawang. “Akan tetapi dalam perjalanan, Ki Enthus mengeluh sakit dan nyeri pada bagian dada dan mual hingga tidak sadarkan diri,” tutur Sinoeng kepada awak media.

Ki Enthus akhirnya dilarikan ke Puskesmas Jatinegara. Sekitar pukul 17.50 tiba di Puskesmas, Ki Enthus langsung ditangani tim medis yang dipimpin dr Ulinuha.

Berbagai ikhtiar pertolongan dilakukan tim medis guna menyadarkan Ki Enthus. “Namun Ki Enthus masih juga tidak sadarkan diri,” kata Sinoeng.

Melihat perkembangan itu, dr Ulinuha memutuskan calon bupati petahana ini dirujuk ke RSUD Dr Soeselo, Slawi dengan menggunakan ambulans dari
Puskesmas Jatinegara.

Sekitar pukul 18.20 WIB, Ki Enthus tiba di rumah sakit masih dalam keadaan koma. Ki Enthus langsung mendapatkan insentif dengan bantuan pernafasan memakai oksigen.

Setiba di IGD Ki Enthus kemudian ditangani dr Akhmad Rosidi selaku dokter RSUD. Upaya Resusitasi jantung dan paru sudah dilakukan bersama tim medis selama kurang lebih 45 menit, akan tetapi tetap tidak ada respon.

“Ki Enthus akhirnya dinyatakan meninggal pada pukul 19.15 WIB dengan penyebab kematian serangan jantung,” tegas Sinoeng.

Sedangkan untuk pemakaman jenazah akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Desa Dampyak, Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal. Enthus Suesmono sendiri meninggalkan satu orang istri dan empat orang anak.

Ribuan warga Kabupaten Tegal tampak memadati kediaman pribadi di Desa Bengle, Kecamatan Talang. Mulai dari kalangan seniman, pejabat hingga warga masyarakat Tegal. (*)

Di Posting : 14 Mei 2018

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga