Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi Denda Rp 300 Juta Buntut Kericuhan Laga Arema VS Persib Bandung

Kategori :
Penulis : Ilyasi
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

PROKOTA,JAKARTA – Komisi Disiplin (Komdis) PSSI akhirnya menjatuhkan sanksi kepada manajemen Arema. Sanksi ini dijatuhkan buntut terjadinya kericuhan saat Arema FC menjamu Persib Bandung pada minggu 15 April 2018 lalu.

Dalam putusan komdis, manajemen tim Singo Edan mendapat dua sanksi denda dan satu sanksi tambahan akibat terjadinya kerusuhan suporter di laga kontra Maung Bandung (julukan Persib).

Untuk sanksi denda, total manajemen Arema dikenai denda sebesar Rp 300 juta.
Detailnya, di surat putusan pertama bernomor 022/L1/SK/KD-PSSI/IV/2018  berisi keterangan tentang tingkah laku buruk suporter yang berakibat dendanya sebesar 250 juta.

Sanksi dilanjutkan dengan surat putusan kedua nomor 023/L1/SK/KD-PSSI/IV/2018  berisi keterangan terkait tingkah laku buruk panitia pelaksana pertandingan.

Dalam poin surat putusan komdis menyatakan Panpel gagal memberikan rasa nyaman pada perangkat pertandingan. Akibatnya terjadi pelemparan botol dan sepatu yang mengakibatkan terlukanya pelatih Persib Bandung Mario Gomez.

Tak hanya itu, di pertandingan yang berujung skor imbang 2-2, masih ditemukannya flare yang dinyalakan supporter dan ada penonton yang turun ke tengah lapangan.

Dampak dari pelanggaran tersebut, Panpel Arema FC dikenai denda Rp 50 juta.

Tak hanya sanksi denda, Komdis PSSI juga menjatuhkan sanksi tambahan bagi panpel Arema. Sanksi itu terkait penutupan sebagian tribun Stadion Kanjuruhan disisi tribun timur.

Sanksi itu akan diberlakukan di dua laga kandang Arema. Yakni saat menjamu Persipura Jayapura (27 April 2018) dan melawan PSM Makassar (13 Mei 2018).

Seperti diberitakan, kerusuhan terjadi saat laga Arema vs Persib saat memasuki injury time. Sejumlah penonton dari tribun Timur Stadion Kanjuruhan turun dan masuk ke lapangan. Akan ulah oknum supporter tersebut wasit terpaksa menghentikan pertandingan.

Selain itu, aksi pelemparan berbagai benda juga dilakukan oknum suporter. Bahkan pelatih Persib Roberto Carlos Mario Gomes dan bek Ardi Idrus menjadi korban meski hanya mengalami luka ringan.

Media Officer Arema, Sudarmaji ketika dikonfirmasi mengaku pihaknya menerima denda yang dijatuhkan komdis PSSI. Akan tetapi terkait sanksi penutupan sebagian tribun timur saat dua laga home Arema, manajemen akan meminta penjelasan kepada komdis PSSI. “Kami istiqomah dengan apa yang diputuskan komdis PSSI, tapi akan meminta penjelasan tekhnis terkait penutupan sebagian tribun timur,” tandas dia. (*)

Di Posting : 19 April 2018

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga