Laga Arema VS Persib Ricuh, Ratusan Aremania Terpaksa di Larikan ke IGD

Kategori :
Penulis : Ilyasi
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

PROKOTA, MALANG – Ratusan korban berjatuhan akibat kericuhan antara suporter dengan aparat keamanan pada laga Arema FC VS Persib Bandung dalam pertandingan lanjutan pekan ke-4 Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Minggu (15/4/2018) malam.

Banyak Aremania tak sadarkan diri akibat pingsan di lorong Stadion Kanjuruhan. Puluhan ambulans dikerahkan panpel Arema dan aparat keamanan untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat.

Sebaliknya dari kubu aparat keamanan juga ada yang terluka. Terlihat ada petugas kepolisian yang terpaksa dipapah keluar lapangan oleh rekannya.

Media Officer Arema FC, Sudarmaji menyampaikan permintaan maaf atas kericuhan yang menyebabkan banyak korban itu.
“Kami minta maaf, pertama-tama kepada Aremania. Kami meminta maaf atas jatuhnya banyak korban. Kami memintaa maaf atas situasi yang tidak kita inginkan. Sekali lagi kami minta maaf,” ujar Sudarmaji dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Belum diketahui pasti jumlah korban termasuk kondisinya. Sudarmaji mengaku masih melakukan inventarisasi. Sementara itu, korban kebanyakan perempuan dan mengalami pingsan, muntah-muntah, dan terluka.
“Sejauh ini kami terus menginventarisasi. Kami akan segera update karena banyak korban mungkin yang melakukan penanganan sendiri. Nah, mereka itu diharapkan melapor ke kami,” ucap Sudarmaji.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian serta dengan pihak rumah sakit terdekat dan tim medis. Kami akan segera mendata,” sambung mantan wartawan ini.

Kericuhan tersebut dipicu oleh kekecewaan para suporter Aremania atas kinerja wasit Handri Kristanto. Puncaknya ketika laga akan segera berakhir, pada menit tambahan babak kedua.

Ratusan suporter yang berada di tribun ekonomi bagian timur menaiki pagar dan masuk ke lapangan. Wasit dan para pemain langsung diamankan untuk menghindari amukan suporter.

Suasana terus memanas. Terjadi ketegangan antara suporter dengan aparat keamanan. Bahkan petugas keamanan terpaksa menembakkan gas air mata. Hal itu yang membuat banyak jatuh korban aremania yang rata rata masih muda mudi.

Suporter di tribun bagian selatan juga ikut turun. Kemudian suporter di tribun bagian utara ikut menyusul turun memenuhi lapangan hijau.

Aparat keamanan terlihat kewalahan menghalau para suporter yang berangsur memenuhi lapangan. Panpel pun termasuk mematikan beberapa lampu stadion hingga akhirnya suasana bisa mereda. Petugas pun bergegas melakukan evakuasi pertolongan kepada korban dengan melarikan korban ke rumah sakit dan puskesmas di sekitaran stadion Kanjuruhan.

Laga itu berakhir dengan skor 2-2. Gol Arema FC dicetak oleh Thiago Furtuoso di menit ke-18 dan Balsa Bozovic (86′), sedangkan gol Persib dicetak Ezechiel Ndouasel di menit ke-19 dan ke-77. (*)

Di Posting : 15 April 2018

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga