Siapkan Pra Raker, Askab PSSI Kabupaten Malang Ingin Liga Kecamatan Dihidupkan Lagi

Penulis : Ilyasi
Kategori :
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Foto : Prokota.com

PROKOTA, MALANG – Meski belum dilantik, Pengurus Askab PSSI Kabupaten Malang tengah menyiapkan serangkaian program yang akan dirumuskan dalam pra raker. Salah satu program yang akan menjadi prioritas tak lain pembinaan usia dini. “Tetap fokus kami nantinya skala prioritas di pembinaan usia dini,” ujar ketua Askab PSSI terpilih Agusto Arie Frianto kepada PROKOTA.

Agusto mengatakan saat ini penyusunan pengurus Askab PSSI Kabupaten Malang dalam proses penggodokan dan nanti segera diajukan SK ke Asprov PSSI Jatim. Mengingat pelantikan masih menunggu masa kepengurusan yang lama habis Mei 2018 mendatang.

Disela tenggang waktu ini, pengurus PSSI akan menyiapkan serangkaian kegiatan diantaranya pra raker. “Tentunya disamping itu kami juga konsolidasi dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk bisa maksimal ke depan,” ucap pria yang juga ketua GM FKPPI Kabupaten Malang ini.

Disinggung soal keberadaan pengurus PO PS di tingkat kecamatan, Agusto mengatakan peran pengurus di tingkat kecamatan akan dimaksimalkan. Mereka nantinya akan diberi tugas untuk menggelar liga kecamatan di berbagai usia dini. Harapannya persaingan antar kecamatan semakin hidup sehingga outputnya juga bagus. “Liga kecamatan akan kami hidupkan kembali,” papar pria asal Karangploso ini.

Untuk itu, anggaran pembinaan usia dini nanti juga menjadi skala prioritas guna menopang program liga kecamatan. “Termasuk nanti perbaikan lapangan akan kami upayakan bisa disondingkan dengan program Kemenpora RI soal perbaikan lapangan di desa desa,” tandas Agusto.

Salah satu exco Askab PSSI terpilih Ali Fauzi menambahkan pembinaan usia dini menjadi tugas utama. Sehingga kedepan harapannya akan banyak melahirkan talenta baru yang bisa mengharumkan nama Kabupaten Malang. “Kami sepakat dengan apa yang disampaikan ketua terpilih, liga kecamatan harus hidup kembali supaya persaingan antar kecamatan merata,” ucap pengusaha apotek di Kepanjen ini. (*)

Di Posting : 10 April 2018

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga