Pengamat Politik UB, Wawan Sobari : Citra NasDem Kabupaten Malang Bisa Buruk di 2019 jika Lukito Tidak di PAW

Kategori :
Penulis : Ilyasi
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Foto : Prokota.com

PROKOTA, MALANG – Tak kunjung di PAW nya anggota DPRD Kabupaten Malang Lukito Eko Purwandono mendapat perhatian dari Pengamat Politik Universitas Brawijaya (UB).

Wawan menilai sikap petinggi partai NasDem Kabupaten Malang yang tidak mengganti Lukito Eko Purwandono akan bisa memberikan dampak pada pileg 2019 mendatang. Sebab Partai Nasdem dinilai tidak mengedepankan sikap moralitas dan etika.

Ini terbukti ketika ada wakil rakyat yang sudah terbukti bersalah melawan hukum dengan melakukan perselingkuhan dan pernah divonis lima bulan penjara di LP Lowokwaru namun tidak di PAW. Terlebih lagi, status anggota dewan sudah dipecat oleh DPP NasDem tapi di level daerah masih dipertahankan menjadi anggota dewan. “Ini tentunya bertentangan dengan tagline NasDem yang mengusung gerakan perubahan,” ujar Wawan Sobari.

Wawan menegaskan, jika Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Malang mempertahan posisi Lukito sebagai anggota dewan akan menjadi preseden buruk bagi partai itu sendiri.
Padahal 2019 mendatang akan dilangsungkan pesta demokrasi pileg dan pilpres.

Tidak menutup kemungkinan akan berpengaruh pada suara pemilih dalam memilih calon legislatif (caleg) dari Partai NasDem lantaran tidak tegasnya partai NasDem atas kasus Lukito. “Saya pikir sebuah kemunduran apabila ada wakil rakyat yang sudah dipecat dan terbukti melakukan tindak pidana asusila tapi tidak di PAW,” tandas pria yang juga menjabat sebagai ketua program magistra ilmu sosial ini.

Hal senada diungkapkan, Ketua Lembaga Research and Consultant Pemantau dan Evaluasi Otonomi Daerah Malang, Geogre da Silva. Dia menyesalkan adanya status keanggotaan Lukito di DPRD Kabupaten Malang yang sudah terbukti melakukan tindak pidana asusila tapi tidak di PAW. Apalagi Lukito juga sudah dipecat dari keanggotaan partai.

Sedangkan berdasarkan Undang-Undang (UU) partai politik (parpol), jika Anggota DPRD atau perwakilan parpol sudah dipecat dari partai tidak tidak memiliki perwakilan partai di gedung dewan. “Ini amanat UU Parpol, sehingga janggal apabila ada seseorang menjabat sebagai anggota dewan tapi tidak memiliki partai politik. Oleh karena itu, DPD Partai NasDem yang mengusung Lukito ke kursi dewan periode 2014-2019 segera melakukan PAW,” kata pria yang juga mantan panwaslu Kabupaten Malang ini. (*)

 

Di Posting : 5 April 2018

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga