Lagi, KPK Tahan Lima Anggota DPRD Kota Malang

Penulis : Ilyasi
Kategori :
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Foto : Prokota.com

PROKOTA, JAKARTA – Daftar Anggota DPRD Kota Malang yang ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bertambah. Jika Selasa (27/3/2018), KPK sudah menahan enam anggota DPRD Kota Malang bersama Wali Kota Malang non aktif Moch Anton, Rabu kemarin (28/3/2018), KPK kembali menahan lima anggota DPRD Kota Malang.

Adapun kelima wakil rakyat ini dua diantaranya Wakil Ketua DPRD Kota Malang. Yakni M. Zaenuddin (PKB), Wiwik Hendri Astuti (Demokrat). Sedangkan tiga anggota DPRD lainnya yakni Mohan Katelu (PAN), Salamet (Gerindra) dan Soeprapto (PDIP). Sejatinya ada satu tersangka lagi yang harusnya ikut diperiksa dan kemungkinan langsung di tahan yakni Sahrawi. Akan tetapi politisi PKB ini tidak hadir.

Sedangkan untuk penahanan terhadap lima tersangka tersebut, setelah mereka dilakukan proses pemeriksaan selama hampir seharian penuh oleh penyidik lembaga anti-rasuah di KPK.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, penyidik hari ini mengagendakan pemeriksaan terhadap enam orang tersangka. Akan tetapi, ada satu tersangka yang tidak hadir untuk memenuhi panggilan KPK.
“Satu tersangka tidak memenuhi panggilan KPK, yaitu, SAH (Sahrawi),” kata Febri dalam pesan teks, Rabu (28/3/2018).

Sedangkan untuk rumah tahanan (Rutan) KPK bagi kelima tersangka tersebut berbeda. Salamet dan M. Zaenuddin ditahan di Rutan Polres Jakarta Selatan.
Sedangkan, tersangka Mohan Katelu, Suprapto dan Wiwik Hendri Astuti dilakukan penahanan di Rutan Klas 1 Jakarta Timur, Cabang KPK yang berlokasi di Pomdam Jaya Guntur.

Febri menegaskan, para tersangka kasus dugaan suap pembahasan APBD-P Pemkot Malang, TA 2015 itu akan menjalani penahanan selama 20 hari kedepan.

Seperti diberitakan, KPK juga telah melakukan penahanan terhadap 7 tersangka lain dari total tersangka yang berjumlah 19 orang.

Yakni Wali Kota Malang nonaktif M Anton dan enam anggota DPRD Malang, Heri Pudji Utami, Abd Rachman, Hery Subiantono, Rahayu Sugiarti, Sukarno, dan Ya’qud Ananda Gudban.(*)

Di Posting : 28 Maret 2018

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga