Wujudkan Kebersamaan di Perayaan Cap Go Meh, Anggota MTC dan Panglima Divisi 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.AP, M.Si, M.Tr (Han) Kompak Kenakan Kostum Cheongsam

MALANG PROKOTA.Com – Suasana penuh keceriaan menyelimuti perayaan Cap Go Meh yang digelar di Malang Town Square (Matos). Tepatnya di Ngopi Gan Jumat malam (7/2/2020).

Terlebih lagi, seluruh tamu undangan yang hadir kompak menggunakan kostum Cheongsam. Yakni balutan busana dengan warna khas merah yang kebanyakan orang dipakai ketika merayakan Imlek.

Dalam perayaan Cap Go Meh tahun ini sengaja mengusung tema the Great Lunar New Year. Artinya pihak Matos sengaja ingin menyuguhkan konsep acara yang tak lain mempersatukan perbedaan dalam momentum perayaan Imlek tahun ini.

Pantauan PROKOTA.Com ada beberapa tamu istimewa yang hadir dalam acara tersebut. Yakni Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad (Pangdivif 2 Kostrad) Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.AP, M.Si, M.Tr (Han), beserta para asisten dan komandan satuan div 2 koatrad ,Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Zainuddin, Danlanal Malang Lantamal V Kolonel Laut (P) Hreesang Wisanggeni, Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson, Dandim 0818 Kabupaten Malang-Batu, Letkol Inf Ferry Muzzawwad , komandan secata rindam v kolonel ibnu kasim , Mantan Wali Kota Malang Peni Suparto, Yusron Virmanza selaku Komut PT Sahabat Group Indonesia yang sekaligus Dewan Pembina PROKOTA.Com.

Turut hadirpula anggota Malang Tahes Club (MTC) yang terdiri atas pejabat dan pengusaha, seperti mall dan perhotelan.

Fifi Trisjanti selaku Direktur Matos mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua tamu undangan yang hadir. Acara ini sengaja digelar untuk memperingati perayaan pasca Imlek yaitu Cap Go Meh.

Perayaan Cap Go Meh tahun ini dikemas dengan gathering dengan konsep sederhana akan tetepi memiliki makna yang mendalam. Yakni menghilangkan sekat atau perbedaan dan menjadi satu sebagai keluarga besar yang saling membantu antar sesama dalam bingkai persahabatan yang tulus.

“Harapan kami, semoga persahabatan dan kebersamaan yang terjalin baik ini akan terus langgeng,” ujar Fifi.

Buktinya malem ini, kata Fifi semua tamu yang hadir mulai dari kalangan pejabat, pengusaha dan profesional semua atributnya ditinggalkan dan mereka melebur menjadi satu dengan suasana penuh guyub dan rukun. “Betapa indahnya kebersamaan malam ini. Semoga suasana ini akan terus terjaga di Kota Malang yang kita cintai ini,” tutur perempuan yang anggun dan cantik ini.

Sementara itu, Pembina MTC, Tri Yuniarto menegaskan nilai-nilai solidaritas antara anggota yang tergabung dalam acara ini harus terus dikedepankan. Sehingga tidak ada perbedaaan diantara sesama melainkan hanya ada rasa kebersamaan.

Melalui acara ini, lanjut Pangdivif 2 Kostrad Tri Yuniarto ini berharap tali persaudaraan yang erat harus terus dijaga sehingga bisa bersinergi dan berkumpul kembali dengan penuh kebersamaan.

“Di MTC ini tidak melihat latar belakang kita. Semuanya membaur menjadi satu di sini. Terima kasih Bu Fifi sudah mengundang kami. Next bisa dibikin kegiatan yang bisa bikin kami tahes (sehat) seperti namanya Malang Tahes Club,” canda Tri yang disambut tepuk tangan meriah tamu undangan yang hadir.

Dalam kesempatan itu, Tri Yuniarto juga tampil elegan dengan mengenakan kostum Cheongsam. “Kita seperti di China ya,” gurau Tri yang kembali sambut tawa tamu yang hadir.

Acara semakin malam semakin meriah lantaran dihibur penampilan barongsai dan solo singer. 

Sedangkan Ketua Malang Tahes Club, Yusri Hansyah menambahkan sejak awal forum ini memang digagas sebagai ajang silaturahmi sehingga harapannya bisa menjaga persaudaraan. “Niat kita memang menjaga komitmen kebersamaan dan seduluran. Ini yang mendasar,” tandas Yusri kepada jurnalis PROKOTA.Com ini. (*)