Wawali : Tanam Pule Sambil Ajak Sekolah Jadi Kawasan Bersih Dan Tertib Buang Sampah, SMPN 24 Sekolah Adiwiyata Generasi Pro Lingkungan Jadi Percontohan

MALANG PROKOTA.Com – Sofyan Edi Jarwoko Wawali kota Malang bersama GM FKPPI saat hadiri Hari tanam sejuta pohon serta launcing Kawasan Sekolah Bersih Bebas Sampah jadi target percontohan lingkup sekolah se Kota Malang, beriring dengan aksi Sodakoh Oksigen dengan 10 bibit pohon pule se bhumi Arema demi udara bersih demi anak cucu secara bertahap tanam Pule, yang minggu kemarin 10/1 merupakan penanaman yang ke 3330 di Area Sekolah Adiwiyata SMPN 24 Kelurahan Pandanwangi ,kecamatan Blimbing.

Terus bergerak, Gerakan shodakoh Oksigen untuk anak cucu diBhumi arema yang terus dilakukan Wawali Ir.H Sofyan Edi Jarwoko secara konsisten bersama GM FkPPI, DLH, kelompok Peduli lingkungan, Pule Verbal Community, AMPG, UBKM, Relawan Kampung Tangguh, Kelurahan Pandanwanyi kecamatan Blimbing.

“Saya senang melihat siswa siswi SMPN 24 gemar bertanam dan merawat bunga, luar biasa ijo royo royo adem dan nyaman untuk proses belajar mengajar insha allah bakal lahirkan pemimpin bangsa. gak salah jika sekolah di Pandanwangi ini menyandang sekolah Adiwiyata suoremasi sekolah pro lingkungan, mulai ibu-ibu- bapak guru disini kompak menanam bunga serta pohon produktif hingga membuat soevenir payung berhias wayang, termotivasi dekat dari sini, terlebih kampung payung mbah rasimun yang sudah go internasional itu karena payung kertas berhias bunga sakura, hingga obsesinya dengan nama negeri payung bisa hadi obyek belajar ketrampilan siswa dengan prokes.

“Sekali lagi mumpung disini ada Kasek SMPN 24 adiwiyata Bpk Teguh Kepala DLH ibu Rinawati,Plt Kadindik ibu Sri Ratna, plt camat Blimbing Ariyadi serta kapolsek Blimbing dan Danramil, ketua LPMK Pandanwangi Imam Syafi’y dan Lurah Pandanwangi Redy Susanto yang masuki hampir pensiun, saya senang lingkungan sekolah disini begitu tertib dan menata lingkungan belajar disini ijo royoroyo, indah terpelihara tak tampak sampah secuilpun dari daun maupun bekas snack, kemasan makanan atau soft drink, malah nampak bunga warna warni ditata rapi dan sedap melihatnya sesuatu itu sangat susah, kadang perlu kasar kadang halus.semoga aksi Tangguh ditengah pandemi covid -19 bisa jadi percontohan sekolah sekolah minimal di kelurahan atau wilayah kecamatan Blimbing, serta kampung di Bhumi Arema.” ungkap Wakil Walikota Ir H Sofyan Edi Jarwoko setelah safari ke menanam Pohpn Pule dilingkungan Sekolah Adiwiyata SPMN 24 Minggu 10/1.

Pasalnya, lanjut ketua DPD Partai Golkar Kota Malang itu menambahkan bahwa menanam pohon ditengah masyarakat sangat lah penting untuk melestarikan alam untuk membersihkan udara kita untuk melestarikan sumber2 air kita, tapi banjir nya tidak habis habis karena sampah. jadi tolong buang sampah pada tempatnya , agar Bhumi Arema tidak banjir terus.” Papar bung Edi menghimbau.

Lanjut Bung Sofyed yang didampingi ketua GM FKPPI Rudi Nugroho lebih jauh mengatakan dihadapan para ketua RW Pandanwangi, serta Plt Camat Blimbing, serta komunitas Peduli Lingkungan Dan Relawan Tangguh bahwa menanam pohon produktif sangatlah penting demi keberlangsungan sumber air tetap terjaga demi anak cucu kita dan jangan buang sampah sembarangan harus pada tempatnya.

“Dan ini menjadi pendidikan bagi kita semua dan anak anak kita supaya lingkungan menjadi bersih.kalau tidak ingin kebanjiran,” tandasnya.

Untuk antisipasi banjir, saya yakin bapak ibu sudah melakukan semua itu, dan menjadi gerakan bersih kota malang supaya tidak ada lagi kabar buntu nya got got di kota ini, insya allah genangan air bahkan banjir bisa dihindari dan tidak ada yang namanya langganan, ayo kita bersama biasakan buang sampah pada tempatnya, ayo membersihkan selokan dan angkat sampah, agar lingkungan kita tidak kebanjiran, jangan lupa perbanyak resapan.” pungkasnya optimis.(dr/rud)