Wawali Tanam Pule Dan Seminar Adiwiyata Di SMKN 7 Sekaligus Resmikan Sistem Pengolahan Limbah Domestik

MALANG PROKOTA.Com – Luar biasa Inovasi guru dan siswa SMKN 7 kota Malang tersebut hingga membuat Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko tak henti- hentinya memuji Sekolah bukan hanya bersih dan bebas dari Sampah, bahkan Kasek SMKN 7 Dra.Dwi Lestari pencetus siswa bayar spp dengan sampah itu lakukan presentasi bersama Wawali dalam tajuk Seminar Adiwiyata.

“Luar biasa patut menhadi sekolah Adiwiyata mandiri, Pro lingkungan sekali, meski SMKN 7 yang jauh dari pusat keramaian justru melahirkan segudang prestasi, salah satunya inovasi membangun sistem pengolahan limbah domestik berubah menjadi air yang bermanfaat untuk budi daya ikan maupun penyubur aneka tanaman, bahkan air bekas limbah yang sudah disterilkan itu agar tak terbuang sia sia dialirkan dan ditampung sebagai gerakan menabung air untuk penyiraman taman dimusim kemarau saat sumber air kering.

sekolah Menengah kejuruan Negeri 7 yang termasuk terpencil, tapi penuh inovasi ini bisa jadi sekolah Menengah Kejuruan Negeri Kota Malang jadi contoh sekolah lain untuk tetap semangat belajar mengajar ditengah pandemi, bahkan gurunyapun kreatif berhasil menjuarai pembelajaran secara daring wow luar biasa,” ungkap Wawali Sofyan Edi Jarwoko saat safari tanam Pule shodaqoh oksigen beriring aksi Sodakoh Oksigen dengan 10 ribu bibit pohon pule se bhumi Arema demi udara bersih demi anak cucu secara bertahap tanam Pule, yang kemarin 17/2 merupakan penanaman yang ke 2744 di Area SMKN 7.

Terus bergerak, Gerakan shodakoh Oksigen untuk anak cucu diBhumi arema yang terus dilakukan Wawali Ir. H Sofyan Edi Jarwoko secara konsisten bersama GM FkPPI, kelompok Peduli lingkungan.

“Saya senang melihat siswa SMKN 7 gemar bertanam dan merawat bunga, luar biasa ijo royo royo adem dan nyaman untuk proses belajar mengajar insha allah bakal lahirkan pemimpin bangsa .gak salah jika sekolah di jalan Satsui Tubun ,kelurahan Gadang kecamatan Sukun ini menyandang sekolah Adiwiyata mandiri supremasi sekolah pro lingkungan.

“Sekali lagi mumpung disini ada Kasek SMKN 6 Sidik Priyono Sekolah adiwiyata yang ikut mensukseskan seminar Adiwiyata ini jadi prolingkungan, yakni membayar spp dengan sampah , juga camat Sukun Widi, saya senang lingkungan sekolah disini begitu tertib dan menata lingkungan belajar disini ijo royoroyo, indah terpelihara tak tampak sampah secuilpun dari daun maupun bekas snack, kemasan makanan atau soft drink, malah nampak bunga warna warni ditata rapi dan sedap melihatnya sesuatu itu sangat susah, kadang perlu kasar kadang halus.semoga aksi Tangguh ditengah pandemi covid -19 bisa jadi percontohan sekolah wilayah Blimbing serta kampung di Bhumi Arema,” ungkap Wakil Walikota Ir H Sofyan Edi Jarwoko usai nanam Pule secara simbolis.

Pasalnya, lanjut ketua DPD Partai Golkar Kota Malang itu menambahkan bahwa menanam pohon ditengah masyarakat sangat lah penting untuk melestarikan alam untuk membersihkan udara kita untuk melestarikan sumber – simber air kita, tapi banjir nya tidak habis habis karena sampah. jadi tolong buang sampah pada tempatnya, agar Bhumi Arema tidak banjir terus.” Papar bung Edi menghimbau.

Lanjut Bung Sofyed yang mengatakan dihadapan para komunitas Peduli Lingkungan Dan Relawan Tangguh bahwa menanam pohon produktif sangatlah penting demi keberlangsungan sumber air tetap terjaga demi anak cucu kita dan jangan buang sampah sembarangan harus pada tempatnya,

“Dan ini menjadi pendidikan bagi kita semua dan anak anak kita supaya lingkungan menjadi bersih.kalau tidak ingin kebanjiran,” tandasnya.

Untuk antisipasi banjir, saya yakin bapak ibu sudah melakukan semua itu, dan menjadi gerakan bersih kota malang supaya tidak ada lagi kabar buntu nya got got di kota ini ,insya allah genangan air bahkan banjir bisa dihindari dan tidak ada yang namanya langganan, ayo kita bersama biasakan buang sampah pada tempatnya, ayo membersihkan selokan dan angkat sampah, agar lingkungan kita tidak kebanjiran, jangan lupa perbanyak resapan.” pungkasnya optimis. (dr/ru/le)