Wawali Hadiri Harlah Sederhana Dan Prokes Pepabri ke 62 dan GM FKPPI ke 43, Ziarah Ke TMP Juga Ingatkan Generasi Muda Pentingnya Nilai Juang 45

MALANG PROKOTA.Com – “Untuk bisa mempertahankan nilai-nilai itu, kegiatan semacam ini; pembekalan jiwa dan semangat juang ini menjadi sangat penting, sangat strategis. Apalagi di masa pandemi. Saatnya kita memanfaatkan nilai-nilai itu untuk kepentingan mengatasi persoalan besar, seperti pandemi,” urai Bung Edi, sapaan akrab Wawali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut dapat diimplikasikan di masa pandemi seperti saat ini. “Selama pandemi Covid-19 juga diperlukan tindakan yang bernilai kepahlawanan. Seperti semangat pantang menyerah, semangat pengorbanan dan mengutamanan kepentingan bangsa. Sebagai bentuk kecintaan kita pada bangsa untuk bersama-sama menurunkan penyebaran Covid-19,” kata Bung Edi.

Wawali Sofyan Edi turut memberikan apresiasi positif kepada Pepabri Malang dan GM FKPPI atas terselenggaranya peringatan Hari lahirnya Pepabri ke 62 dan GM FKPPI ke 43 yang sederhana karena di tengah Pandemi namun konstruktif Menurutnya, ini menjadi upaya bersama dalam meningkatkan jiwa nasional sebagai daya tangkal yang dimiliki Bangsa Indonesia, guna menghadapi berbagai persoalan dalam konteks kesatuan dalam berbangsa dan bernegara.

“Momentum yang bagus seperti yang dilakukan oleh jajaran Pepabri dan GM FKPPI Makota bersama bapak-bapak LVRI ini adalah tidak ternilai, tidak bisa diukur dengan materi. Karena ini warisan yang sangat luar biasa,” tutur Bung Edi.

Perlu diketahui, Wakil Walikota Malang, Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko, menghadiri sekaligus ikut lakukan ziarah oada para pahlawan dan pendahulu di bhumi Arema sekaligus memberikan sambutan dalam Pembekalan Jiwa Semangat dan Nilai-Nilai Juang (JSN) 45 yang digelar di warung Pringgondani kemarin secara sederhana namun khimad.

Pesan Wakil Walikota Sofyan Edi Jarwoko yang juga Ketua KB FKPPI bertujuan agar peserta dapat memiliki jiwa nasionalisme dan bela negara yang baik dengan diimbingi sikap waspada terhadap paham radikalisme, sekaligus menanamkan sikap toleran.

Sejalan dengan itu, Wawali Sofyan Edi mengingatkan pentingnya menanamkan nilai-nilai juang, semangat, dan nilai-nilai 45 yang merupakan akumulasi nilai-nilai kejuangan bangsa Indonesia agar seluruh sumber daya memiliki daya tangkal terhadap kemungkinan ancaman dari segala aspek kehidupan

Terakhir, Wawali Sofyan Edi juga berpesan kepada Generasi Muda FKPPI maupun Keluarga Besat FKPPI agar pengetahuan dan wawasan yang diperoleh pada semua diklat dapat dimanfaatkan untuk untuk memberikan pengabdian terbaik bagi organisasi, masyarakat, bangsa dan negara.
“Semoga para peserta dapat mewarisi jiwa, semangat, dan, nilai-nilai juang 45 yang sangat luas dan bermanfaat,” tutup Bung Edi. (tok/dr/rio/why)