Wawali Dorong Forum Perangkat daerah, Renja BPBD Dahulukan Kebutuhan Daripada Keinginan

MALANG PROKOTA.Com – Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko berharap pada Rencana Kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang dikemas dalam Momen Forum Perangkat Daerah itu Sudah direncanakan semua secara baik , yang bersifat alam atau non alam dan itu harus sesuai dengan sistematik dan juga penanganan saat terjadi bencana alam, supaya langkah langkahnya memiliki kecepatan dan ketepatan, oleh karena itu harus didukung dengan sdm yang mumpuni.

“Setelah itu baru membicarakan pasca bencana yang di kolaborasi dengan perangkat daerah. Saat ini yang sedang ditangani soal Covid19, tahap yang harus di selesaikan adalah program vaksin yang harus sukses, karena masyarakat masih ragu, jadi ini harus dikerjakan bareng2 di forum ini,” tegas politisi asal Partai Golkar itu optimis.

Lanjut Bung Edi, bahwa yang perhatian yang kedua adalah donor plasma, terbukti angka kesembuhannya 80-90% sembuh, konsentrasi dengan covid itu yang sedang dilakukan dengan gotong royong, bahu membahu ,saling bantu.” Alhamdulillah bangsa indonesia memiliki jiwa yang luar biasa yang tidak dimiliki bangsa lain yaitu kepedulian, gotong royong, bahu membahu, sehingga kalo ada kejadian pandemi atau bencana itu langsung di samber.” paparnya berseloro.

“Oleh karena itu, saya berharap melalui kegiatan Forum Perangkat Daerah musrenbang dalam rangka penyusunan Renja BPBD Kota Malang tahun 2022; dapat menghasilkan kesepakatan usulan-usulan program dari kelurahan-kelurahan di wilayah Pemkot Malang serta dapat menumbuhkan kesamaan pandangan dan harapan dari seluruh pelaku pembangunan dalam memadukan strategi kebijakan, program dan kegiatan prioritas” pungkas Edi

Sementara itu Alie Mulyanto kepala BPBD Dengan upaya yang demikian, lanjutnya, saya percaya dari Renja BPBD akan dapat menghasilkan prioritas kegiatan yang diintegrasikan pula dengan prioritas pembangunan daerah sehingga nantinya dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Kota Malang.

“Usulan yang masuk dari masyarakat harus di filter dan diprioritaskan sesuai dengan kebutuhan masyarakat bukan berdasarkan keinginan; dengan demikian insya allah berbagai permasalahan yang ada di masyarakat dapat terselesaikan” tekannya

Tambah mantan camat Blimbing itu menambahkan bahwa Pemerintah Kota Malang sudah menyiapkan dana pelaksanaan PPKM Mikro. Dana Operasional Posko Kecamatan dan Kelurahan total berjumlah 129 juta untuk 5 Kecamatan dan 57 Kelurahan. Dana operasional RT/RW total berjumlah 2,415 Miliar. Dana operasional tersebut. (dr/rud/hms)