Warga Dusun Badut, Kelurahan Karangbesuki Kota Malang, Lestarikan Tradisi Bari’an

MALANG PROKOTA.com – Memasuki tanggal 17 Agustus Tradisi bari’an sudah mengakar di Masyarakat Indonesia serta menjadi agenda tahunan secara turun temurun, hal ini dilakukan oleh masyarakat RW 05 Dusun Badut, Kelurahan Karangbesuki, Kota Malang. Jum’at (16 Agustus 2019)

Ketua RW 05 Dusun Badut, Kelurahan Karangbesuki, Kota Malang. Ust. Subakir mengatakan, ucapan syukur kepada Allah atas kemerdekaan Indonesia, tak lepas juga mengenang para pahlawan yang telah gugur memperjuang kemerdekaan indonesia.

Perayaan bari’an ini dilaksanakan pada malam 17 Agustus menjelang memperingati HUT Kemerdakaan RI.
Tak lepas dari kegiatan ini semua, guna mendo’akan para pahlawan yang sudah gugur mendahului kita, karena berkat perjuangannya kita semua menikmati kemerdekaan yang dirasakan saat ini.

Lanjut Ust. Subakir, Nah, di RW 05 Dusun Badut, Kelurahan Karangbesuki ini sebagian adalah non muslim, dan diparayaan bari’an ini dikumpulkan untuk merukunkan serta menyambung silaturrahim antar umat beragama bersama-sama mengenang dan mendo’akan para pahlawan yang sudah gugur memperjuangkan kemerdekaan indonesia.

Selain itu, masyarakat RW 05 sangat berantusias dalam mengikuti perayaan, dan semua warga yang hadir pada malam hari ini membawa nasi yang di bungkus dalam kotak dan nyampek lokasi saling tukar, di saat setelah di laksanakan do’a bersama lalu dilanjutkan makan bersama. Tutupnya.

Terpisah, Arfi Pradhana selaku ketua muda mudi RW 05 Dusun Badut, Kelurahan Karangbesuki mengungkapkan, kami sebagai muda mudi juga mensupport acara bari’an ini, karena bari’an ini sudah menjamur bagi rakyat indonesia khususnya di Dusun Badut Kelurahan Karangbesuki dan menjadi acara tahunan tahunan secara turun temurun seperti yang dikatakan pak RW Tadi.

Kami sebagai muda mudi di Dusun Badut, kelurahan Karangbesuki akan menjaga tradisi bari’an ini, supaya nikmat yang sudah dirasakan atas kemerdekaan indonesia tidak hanya semata mata dinikmatinya.

Kami mentedali para pejuang kemerdekaan indonesia, tanpa perjuangan para pahlawan yang sudah gugur memperjuangkan Indonesia, kita semua tidak akan merasakan keindahan dan kenikmatan bangsa ini. Dan yang patut disyukuri adalah nikmat yang sudah diberikan kepada kita semua serta di isi dengan ibadah dan kegiatan kegiatan yang positif.Tegasnya.(*)