Walikota Dorong PDAM Pasang CCTV Agar Pelanggan Gak lari, Dirut Pasrah Ke Polisi

MALANG PROKOTA.Com – Kekawatiran Walikota Malang Sutiaji atas musibah yang menimpa 80 ribu pelanggan PDAM karena adanya penyusup liar yakni solar dalam air yang dikonsumsi, membuat orang nomor satu itu pada Jumat 13/11 pagi lakukan sidak ke Sumber Wendit 3 dengan harapan ribuan pelanggan gak lari.

“Saya suruh menganalisa sampai semalam sudah ada laporan titik² dimana, karena saya khawatir ada sumber yang susah dicari dan langsung bau solar akhirnya ketemu di pengisian solar.

Sepintas saya tau maka ini bukan lagi dugaan dan kalo ada unsur kesengajaan nanti saya akan minta kebijakan kepada direktur utk melakukan pendekatan dulu.

Karena yang terimbas bukan PDAM tapi Masyarakat, dan ini sangat berbahaya karena baunya bau solar. Nanti biar kepolisian yang memeriksa, jadi area yang dicurigai tadi tolong di biarkan steril biar tau sidik jari² di lokasi.

Untuk kelalaian, saya menduga kalo ini unsur kesengajaan, tidak mungkin kelalaian. Karena kalo kelalaian tidak sampai begini, solar kan untuk ngisi 1000 untuk genset 1 bulan. Ngisi 1000 solar ini ½jam, terus itu kan habis 3000 untuk saving dan ternyata habis. Kalo itu kelalaian kan pasti kelihatan, karena durasi yang lama, jadi pasti kesengajaan.” tegas politisi asal Demokrat itu pada awak media.

Sementara itu M Nor Muhlas Direktur Utama PDAM Kota Malang juga menegaskan permasalahan tersebut akan diselesaikan secara hukum karena telah masuk perkara pidana.

“Awalnya di internal kami melakukan investigasi. Namun hasilnya tidak mengarah ke kelalaian. Jadi kami akan serahkan urusan ini ke kepolisian,” jelas Muhlas.

Seperti yang diungkap Suharyono salah satu satuan pengamanan( satpam) di STIE Malangkucecwara(ABM) mendapat piket pagi hingga sore, sore saat dikunjungi PROKOTA.Com mengaku kaget kalau air PDAM di ditempat ia bekerja mendadak berbau minyak tanah.

“Waduh kok air PDAM nya bau seperti minyak tanah, saya baru tahu dari media, saya akan lapor ke pimpinan” Kata warga Mojolangu itu sambil lalu. Hal senada juga dikatakan Ny Ruli pegawai laundry dikawasan candi mendut tak jauh dari ABM.

“Saya baru tahu tadi pagi setelah pagi ditelpun juragan akan mandi di tempat laundry, karena air di kamar mandi disini juga bau minyak tanah, ya untung semua cucian setelah dikasih pewangi hilang bau minyaknya.” tandas warga candi kalasan itu jujur.

Terkait kejadian yang menimpanya, dirinya mengaku telah melaporkan kepada pihak PDAM Kota Malang. Menurut pria paruh baya tersebut, sejauh ini Ia hanya menerima pernyataan maaf, tapi tidak dijelaskan apa penyebab air sampai mengeluarkan bau minyak solar.” Polusi harys turun tangan, dan pelakunya harus dihukum karena telah membuat resah warga bhumi arema terutana di 4 zone (betek, tlogomas, suhat, borobudur, dan Buring) terdampak,” tegasnya.

Ternyata kejadian serupa tak hanya menimpa wilayah Blimbing. tapi juga Betek, ” untung yang dirumah cuma saya jadi sial mandi n bikin minum bisa ngungsi hehe alhamdulilah bila segera pulih salah satunya Agung Dharsono, selain itu juga Ratna, warga perumahan puncak buring Kedungkandang juga mengeluhkan air PDAM di rumahnya mengeluarkan bau minyak tanah.

“Sekali lagi mohon maaf dan terima kasih info dari temen2 media, kami akan berusaha mengungkap siapa pelakunya, kami kesulitan karena tak ada cctv, makin memantafkan kami untuk memasang cctv di 47 sumber, paparnya.(riz/yas)