Usir Covid -19 Warga Jambangan Tumpengan “Tolak Balak” Di Punden Kali Sumber Pandanwangi

MALANG PROKOTA.Com – Alunan gending mocopat dari sound System terdengar diujung pagi mengiringi berduyun -duyunnya warga Jambangan kelurahan pandanwangi untuk lakukan slamatan tolak balak usir pagebluk Covid-19 dari bhumi Jambangan.

Tiga bulan terakhir data yang ada bahwa odp,pdp maupun yang terkonfirmasi di Pandanwangi cukup memprihatinkan walau sesaat dapat teratasi dengan terbentuknya kampung tangguh,

“Alhamdulilah dengan semangat gotong -royong warga Jambangan kelurahan Pandanwangi kecamatan Blimbing ,beransur sembuh mulai dari orang dalam pengawasan maupun terkonfirmasi sudah sembuh semua setelah ikuti rangkaian penanganan gugas maupun isolasi mandiri bersana kampung tangguh. untuk itu kami sekeluarga lakukan syukuran sekaligus panjatkan doa tolak balik terbebas “pagebluk” covid-19 dari kampung Jambangan khususnya dan Pandanwangi umumnya serta Bhumi Arema,” ungkap Sajid Al katiri salah satu tokoh masyarakat saaf ditemui disela- sela selamatan kemarin Minggu 20/9.

Sebaran 180 masker gratis dari relawan MCC (malang crisis corona) aksi protokol kesehatan atas kehadiran seratusan lebih warga berebut air dipunden kali Sumber yang konon sudah ada ratusan tahun yang lalu itu membuat mereka bersemangat untuk mendapat berkah bebas dari pagebluk covid -19, “punden kali sumber ini 70 tahun yang lalu seusai umur kulo sudah jadi jujugan warga jambangan dan sekitarnya untuk sekedar membasuh dan menenangkan bayi yang rewel, kurang lebih antrian ibu ibu yang bawah bayinya setelah wahah dan sekujur tubunya dibasuh air kali sumber itu seketija tenang dan fak rewel, untuk itulah kami hadir tumpengan dan panjatkan doa agar pagebluk covid 19 itu pergi dari jambangan,”timpal Sukardi sesepuh jambangan sekaligus mantan ketua RW itu nyakin.

Hal senada juga diungkapkan Suyudi dan Daniel Sahule ketua MCC juga tokoh masyarakat menambahkan bahwa aksi tolak bala yang dihadiri 180 warga jambangan itu tetap ikuti protokol,” kami dari mcc membantu bagikan masker secara gratis dan kalakun penyemprotan ke semua lingkungan RW dipandanwangi tiap minggu dan terus kordinasi dengan tim gugas kampung tangguh, semoga pagebluk ini segera pergi dan warga bisa beraktifitas seperti semula ,”tegas pria jago masak itu berharap.

Terpisah lurah Pandanwangi Redi Susanto mengatakan jika aksi bersih desa sejaligus pelihara budaya lokal sudah jadi program tetap “potensi kearifan lokal terus kita pelihara dan dioptimalkan untuk mengatasi pengangguran dengan pembangunan kampung tematik, wisata budaya dan oleh oleh asli priduk rumahan bisa daya tarik wisata domestik maupun manca seperti kampung payung,”tuturnya nyakin.(riz/jid)