Urai Kemacetan Kota, Anton Siapkan Transportasi Cerdas

PROKOTA, MALANG – Cawali Moch Anton dan Cawawali Syamsul Mahmud akan memberi perhatian khusus terkait problem kemacetan lalu lintas di Kota Malang.

Anton menyadari konektivitas antara infrastruktur jalan raya dengan kemudahan transportasi darat menjadi urat nadi ekonomi. Dan merupakan elemen penting yang diperhitungkan dalam era perdagangan bebas yang bertumpu pada kelancaran arus barang dan jasa.

Konektivitas ini dapat terbangun melalui dukungan teknologi komunikasi, atau disebut juga sistem transportasi cerdas.

Merespon itu Anton, berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan lalu lintas dan transportasi yang optimal untuk masyarakat. “Kami ingin membuat sistem Transportasi Cerdas di Kota Malang,” ujar Anton disela blusukan ke Mulyorejo Minggu (4/3/2018.

Dengan sistem transportasi cerdas diharapkan mampu memberikan pelayanan bagi ketertiban dan kelancaran lalu lintas. “Kami sadar bahwa kemacetan menjadi perhatian serius karena penduduknya urbanisasi yang merubah wajah kota,” ucap Anton.

Akhir 2017 lalu, Pemerintah Kota Malang dibawah kepemimpinan Abah Anton telah melaunching pusat kendali informasi. Yakni, Ngalam Command Center (NCC).
Keberadaan NCC sendiri untuk menunjang Malang menuju Kota Cerdas atau Smart City.

NCC tidak hanya bisa melihat persoalan masyarakat dengan cepat. Tetapi juga penyelesaiannya. Pasalnya, NCC akan terkoneksi dengan aplikasi di Organisasi Pemerintah Daerah (OPD).

Sehingga ketika ada masalah, bisa langsung ditangani oleh instansi terkait. “Ada sekitar 150 aplikasi yang akan terintegrasi dengan NCC. Yang sudah terkoneksi ada 62 aplikasi. Itu nanti akan kami lanjutkan jika diberi amanah memimpin periode kedua,” kata pria yang juga pengusaha tetes tebu ini.

Anton berharap, pantauan CCTV di Kota Malang terintegrasi semua ke NCC. Saat ini total sudah ada 13 CCTV yang terpasang. Karenanya tahun depan, bakal menambah 101 CCTV yang dipasang di sejumlah titik. Kamera pemantau itu akan membantu petugas dari sisi lalu lintas dan keamanan.

Melalui CCTV, nantinya bisa diketahui daerah mana yang macet, rawan macet, serta memantau keamanan wilayah. (Red)