Timses MeNaWan Bakal Ajukan Praperadilan Terkait Penahanan Cawali Yaqud Ananda Qudban

PROKOTA, MALANG – Tim sukses MeNaWan akan mengambil langkah hukum terkait dengan penahanan yang dilakukan KPK terhadap Cawali Dr. Yaqud Ananda Qudban.

Juru Bicara Pasangan Calon Wali Kota Malang – Calon Wakil Wali Kota Malang Nomor Urut 1, Dr. Ya’qud Ananda Gudban – H. Ahmad Wanedi, Dito Arief, menegaskan jika tim menghormati proses hukum yang saat ini sedang dijalankan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dito mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan oleh KPK di Jakarta terhadap Calon Wali Kota Malang, merupakan proses yang harus dihormati.

“Sebagai warga negara Indonesia yang baik, kami dari Tim Paslon Menawan (Menangkan Nanda – Wanedi) dan Mbak Nanda secara pribadi sangat menghormati proses hukum yang berjalan,” ujar Dito Arief kepada PROKOTA.

Dari hasil kajian dari tim, kata Dito masih ada upaya hukum yang bisa dilakukan tim MeNaWan yakni dengan mengajukan Praperadilan. Opsi itu masih dimatangkan bersama tim hukum MeNaWan. Untuk, dalam kasus ini harus dikedepankan azas praduga tak bersalah.

Dito menegaskan, jika dugaan suap yang diterima bukanlah Rp 700 juta. Akan tetapi Rp 15 juta dan itupun masih belum terbukti sebagai fakta di persidangan.

Informasi yang salah itu, kata Dito, sengaja disebarkan oleh beberapa oknum, dengan tujuan ingin mengacaukan pesta demokrasi yakni Pilkada Malang 2018.

“Saya menegaskan kembali, jika dugaan suap bukan Rp 700 juta, melainkan Rp 15 juta. Hal itu masih dugaan saja dan belum terbukti. Karena itu kita menghargai proses hukum yang berjalan,” bebernya.

Disinggung soal kampanye, Dito mengungkapkan saat ini Tim Sukses dari partai pengusung dan relawan masih tetap solid dan utuh untuk memenangkan Pasangan Nanda – Wanedi. “Dari awal partai pengusung dan tim relawan yakin jika Mbak Nanda tidak terlibat kasus ini. Karena itu sekali lagi mari hormati proses hukum dan kami akan terus memperjuangkan keadilan dan harapan masyarakat,” bebernya.

Bahkan, Tim dari partai pengusung dan relawan pada Selasa (27/3) melakukan rapat konsolidasi dan penguatan secara internal untuk terus berjuang memenangkan Pasangan Menawan. “Hasil rapat kita tetap satu tekad, terus berkampanye dan terus berjuang dan ini kami lakukan sebagai bentuk komitmen, kepercayaan dan perjuangan kami untuk Mbak Nanda,” tandas dia. (*)