Terkait Kasus Plagiat WR I, Kemenag RI segera Panggil Rektor UIN Maliki

PROKOTA, MALANG – Kementerian Agama (Kemenag) RI menyikapi kasus plagiat yang dilakukan Wakil Rektor (WR 1) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang Dr. Zainuddin terhadap buku dan beberapa makalah guru besar UIN Maliki Prof Imam Suprayogo.

Dalam waktu dekat, Kemenag RI melalui Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag, Prof DR Phil Kamaruddin Amin MA akan memanggil Rektor UIN Maliki Malang untuk mengetahui secara detail dan jelas kasus yang menghebohkan dunia maya ini. “Mengingat kasusnya di perguruan tinggi di bawah Kemenag RI kami akan panggil rektornya (Prof Haris),” ujar dia Senin (9/4/2018).

Hanya saja, Kamaruddin belum tahu jadwal pastinya pemanggilan Rektor UIN Maliki, karena masih akan dijadwalkan. Terlebih lagi saat ini kasus plagiat ini sudah masuk dalam ranah hukum, dalam pemeriksaan polisi. “Tentu, kami ingin mengetahui secara jelas bagaimana informasi utuh terkait kasus tersebut. Jadi tidak sepotong sepotong,” kata dia.

Meskipun akan segera ada pemanggilan, kata Kamaruddin, Dirjen mengaku masih belum mendapat laporan resmi. Hanya saja dalam waktu memang ada pertemuan dengan Rektor UIN Maliki.

Karena itu juga, pihaknya belum bisa mengambil tindakan berupa sanksi ataupun langkah lain yang akan diambil terkait kasus plagiat yang terjadi UIN Maliki Malang.

Seperti diketahui, kasus plagiat yang dilakukan Wakil Rektor 1, Dr Zainudin mencuat saat buku yang dibuat oleh Dr Zainudin tersebut digunakan untuk mengajukan kenaikan pangkat. Akan tetasetelah diteliti, ditemukan kesamaan naskah materi buku dengan milik mantan Rektor UIN Prof Imam Suprayogo.

Hal itu yang msmbuat LSM Forum Independent Masyarakat Malang Raya ( FIMM) melaporkan Zainuddin pada 5 Januari 2018 ke Polres Malang Kota untuk ditindaklanjuti dengan pemeriksaan tiga Guru Besar UIN Maliki Malang dan juga satu doktor. (*)