Terapkan Wisata Halal, Dinas Pariwisata Kota Malang Gandeng Pemkab Malang dan Batu

PROKOTA MALANG – Pemkot Malang menyadari bahwa suksesnya destinasi wisata halal tak terlepas dari dukungan pemda Malang Raya. Sebab Malang Raya dianggap menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan kaitannya dalam hal pariwisata lantaran saling melengkapi.

Untuk itu, pemkot Malang akan menggandeng dua wilayah lain di kawasan Malang Raya yakni Kabupaten Malang dan Kota Batu.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata pun sudah merancang konsep wisata halal bersama dua wilayah di Malang Raya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Ida Ayu Made Wahyuni, mengatakan penerapan wisata halal itu demi bisa menarik wisatawan muslim untuk berkunjung ke Indonesia. “Kami juga sudah membuat Desain Strategi Rencana Aksi (DSRA) untuk Malang Raya. Tetapi sejauh ini masih terus kami sempurnakan termasuk juga menunggu laporan dari Kabupaten Malang maupun Kota batu. Jika nanti sudah lengkap maka akan segera kami laporkan ke Kementerian Pariwisata,” ujar dia.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan bahwa konsep destinasi wisata halal ini bukan berarti semua pelayanan harus syar’i.

Sutiaji menyebut wisata halal adalah bagaimana menerapkan nilai-nilai atau aturan agama agar apa yang disajikan benar-benar bisa terjamin kehalalanya.

“Semisal dari sisi kuliner. Kami ingin bahwa apa yang nantinya disajikan pleh hotel ataupun restoran benar-benar bisa terjamin kehalalanya. Jadi bukan hanya halal dari sisi substansi tetapi juga dari proses pengolahanya,” tegasnya usai membuka bazar wisata halal dikawasan Balai Kota Malang.

Lebih lanjut, Sutiaji menjelaskan bahwa nantinya akan ada verifikasi khusus untuk bisa membuktikan bahwa destinasi wisata, hotel ataupun restoran yang menerapkan konsep wisata halal.

Sehingga hal itu diharapkan bisa memberikan referensi menarik bagi wisatawan muslim untuk berkunjung ke Malang Raya. “Insya Allah sebelum 99 hari masa kerja, tahapan-tahapan menuju destinasi wisata halal itu akan kami lakukan,” kata politisi demokrat ini.

Terpisah salah satu dari 50 peserta bazar dan pameran wisata Halal, Yessy Palupi yang menampilkan posscard wisata halal maupun filateli bersama Kantor Pos Malang itu merasa pas, pasalnya Malang sebagai kota wisata sudah waktunya menampilkan wisata halal untuk wisatawan muslim domestik maupun manca,”Kami dari filateli maupun Posindo bisa menampilkan obyek obyek wisata halal, mulai dari hotel hingga makanan lewat Poscard untuk memperkenalkan ke publik ” ungkap alumni SMAN 3 Malang ini.