Serapan Anggaran Dinkes Rendah, Sri Untari Sarankan Lapor ke Gubernur Jatim

MALANG PROKOTA.COM – KetuaFraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Dr. Sri Untari Bisowarno MAP, saat melakukan Kunjungan Kerja di Bakorwil Malang, Rabu 8/7/2020) mengutarakan, pihaknya menyarankan agar Dinas Kesehatan di Malang Raya untuk melaporkan ke Gubernur terkait persoalan yang dihadapi di lapangan.

DinasKesehatan, kata Sri Untari, memiliki problematik terhadap angaran Pemberian Makanan Tambahan ( PMT) Penambahan Gizi Masyarakat, Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang realisasinya sangat kecil.

“Ada yang reaslisasinya baru mencapai 23 persen dan 32 persen, ini tentunya masih sangat jauh dari harapan. Tetapi kita fahami ada kendala, Jamkesda kaitannya dengan pajak rokok cukai,” ujar Sri Untari kepada awak media.

Tetapi kemudian yang terkait dengan pemberian makanan tambahan dari rendahnya serapan ini, maka disarankan Dinkes minta ke Gubernur untuk bisa mengundang dalam rapat kordinasi.

“Tentunya rapat itu yang sifatnya berkala tiga bula atau setengah tahun sekali. Tetapi bisa berbicara masing-masing daerah, dan dilakukan evaluasi kendala apa yang terjadi,” tutur politisi PDIP ini.

Selain itu, menurut wanita yang juga anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur itu, Dinkes harus minta pendapat hukum Kejaksaan Tinggi.

Karena ada di beberapa Kabupaten dan Kota ada yang bisa mencairkan angaran ada yang tidak. Sehinga rendahnya srapan dari bantuan jaminan kesehatan ada solusi yang tepat.

“Sayang kalau anggaran besar tidak terealisasi, hanya menjadi angaran tanpa ada realisasi saran saya tolong lapor ke Gubernur, optimalkan pertemuan dengan Bupati dan Kepala Daerah
agar masalah yang timbul bisa terpecahkan,” kata perempuan yang juga sebagai Ketua Koperasi Wanita SBW.

Karena dalam proses koordinasi tersebut sesuai petunjuk dan arahan Presiden agar angaran publik bisa di cairkan. (*)