PLT DLH Pimpin langsung  Minggu Bersih TPU Mergan

MALANG PROKOTA.com – All outnya jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang menuju Kota Bebas Sampah plastik kian terwujud terbukti gerakan bebas sampah plastik  dengan aksi merampas tas kresek di sejumlah pasar minggu seperti kawasan Car Free day, bahkan gerakan bebas sampah plastik tersebut disambut baik oleh jajaran pengelolah toko modern untuk diet tas kresek dengan mengganti kresek yang mudah hancur. Meski begitu kabid pelayansn kebersihan tak mau tinggal diam,” Gerakan bersih sungai maupun selokan  itu bukan hanya dilakukan jajaran DLH  tapi masyarakat bersama Pasukan Kuning(pasning)yang berjumlah 40 orang itu ganti menyasar sekitar area TPU Mergan juga Sungai  yang ada turut di  bersihkan dan diangkat sampahnya.” UngkapJoao Kabid PK dan LH itu bangga.

Lanjutnya lebih jauh bahwa aksi minggu bersih itu sudah terprogram minimal seminggu sekali  ada aksi pembersihan kawasan sungai -sungai di lingkungan kelurahan kelurahan yang ada di Kota Malang.  “kemarin Minggu  pertama bulan agustus 4/8 kemarin  bersama 40 pasning dari korwil yang ada coba sasar TPU dan sungai yang ada di wilayah Kelurahan Bandulan bahkan bukan hanya angkut sampah diTPU Mergan tapi juga bersihkan rumput di plengsengan sepanjang sungai Mergan, lihat  saja nampak bersih, sampai air sungai nampak jernih,” paparnya

Bersih bersih yang dipimpin Plt Kepala DLH  Dyah Ayu Kusumadewi  didampingi  kabid Pelayanan kebersihan dan Lingkungan Hidup  Joao Maria Gomes De Carvalho, serta Camat Sukun Widhi sejak pukul 07.00 WIB hingga tuntas itu diawali dengan  pembagian titik-titik lokasi bersih-yang melibatkan  40 orang pasukan kuning berjibaku  bahu-membahu menguras sampah yang ada di sekitar Pemakaman   Umum  Mergan Kota Malang. “aksi bersih di Tempat  Pemakaman Umum Mergan juga  sungai Mergan  ini karena laporan masyarakat dan kelurahan Mergan termasuk  giat yg sdh di agendakan oleh kabid kebersihan dinas Lingkungan Hidup Kota Malang sehingga aksi ini memotivasi warga untuk tak buang sampah disungai dan terus menjaga lingkungannya tetap bersih.” Ungkap Asisten II Sekda Kota Malang ini saat ditemui di Balkot usai Hearing bersama komisi C DPRD Selasa 6/8.

Lanjut Dyah yang juga Plt Disperkim itu menambahkan jika niat kerja bhakti gabungan wilayah kelurahan Tanjung kecamatan Sukun dgn jumlah kekuatan 40 orang dgn perlengkapan  Tali tampar 30m sebanyak 3 tali. Garuk 10 biji. Sabit 30 biji. Tongbine 4 unit compaktor 2 unit.

Dengan peralatan tersebut   pasukan kuning bersihkan sampah yang sengaja dibuang warga ke tepi sungai Mergan persis dibawah jembatan, bahkan rumput-rumput liar juga diangkut  yang diduga  menghambat arus air sungai termasuk sampah yang ada di bibir sungai.”  Sampah di lokasi kegiatan bersih-bersih cukup banyak dan beragam, mulai dari sampah plastik, sampah rumah tangga hingga popok yang sengaja dilempar warga yang tak bertanggung jawab  buang sembarangan sampah disungai, padahal pagar jembatan sudah tinggi ,kami akan pasang cctv lagi dan terjunkan pengawas biar warga gak ngawur, untuk penindakan biar satpol PP agar jera, “tandasnya  berharap.

Kegiatan bersih-bersih berlangsung jam 7.00 hingga pukul 13.00 WIB. Sampah-sampah yang terkumpul diangkut menggunakan dumptruck untuk dibawa ke TPA. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat membangkitkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan. Kami juga terus menghimbau agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Masyarakat dapat membuang sampah di tempat-tempat sampah yang telah disediakan. Kedepannya Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang akan terus melaksanakan kegiatan-kegiatan serupa secara rutin.(*)