Plt DLH Pimpin Langsung Kampanye Bersih Sampah di Hari Bersih Dunia 2019

MALANG PROKOTA.Com – Menyambut Hari Bersih Dunia yang jatuh pada 27 September 2019 di Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup kota Malang bukan hanya disambut dengan aksi bersih bersih massal bersama OPD lingkup DLH maupun 100 pasning , tapi sekaligus lakukan kampaye bersih lingkungan sejak dirumah.

“Gerakan bersama menuju Malang kota Bersih 2025 terus kami galakkan dengan berbagai program bersih sampah di 9 titik sungai besar dan kecil di 5 kecamatan dengan program 3 bulan sampah bersih , kampaye diet tas kresek, SPP bayar dengan sampah plastik bahkan ada dokter praktek yang bayar dengan sampahpun ada disini di Kota Malang, sedangkan sampah plastik hampir 76 rumah PKD serta TPS didaur ulang di  BSM menjadi barang ternilai,” ujar PLt kepala DLH Diah Ayu Kusumadewi disela memimpin bersih bersih di lingkungan DLH.

All outnya jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang menuju Kota Bebas Sampah  terus dioptimalkan. Intinya  tiada hari tanpa bersih bersih sampah.

Konon aksi bebas sampah yang ditarget 2025 terlampaui bukan hanya jargon semata, apalagi sekedar kejar penghargaan meski prestasi telah didulang hampir tiap tahun anugerah Lingkungan hidup mulai klas nasional maupun ASEAN sudah diraih oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang sejak berdiri tahun 2017.

Makanya tidak berlebihan jika DLH punya program 3 bulan bebas sampah yang terus diperpanjang dan jadi program tetap bidang pelanyanan kebersihan Dinas Lingkungan Hidup.

Sementara Lilis Furqoniah sekretaris dinas lingkungan Hidup kota Malang dalam pesan singkat yang dikirimkan ke media. Dalam rangka hari bersih dunia, maka DLH Kota Malang akan melakukan aksi bersih-bersih di sekitar kantor pada hari Jum’at tgl 27 September 2019 jam 07.30 start dr dpn ktr DLH jln Bingkil – menuju jln Halmahera – jln Susanto (pabrik kulit) – jln Peltu Sujono (bentoel) – jln Irian jaya (comboran)- jln Halmahera kembali ke ktr DLH jl bingkil.

Peserta , Semua Pejabat Struktural n PNS DLH yg berada di jl bingkil dan 100 org pasukan kebersihan dengan
Susunan Acara ,07.00 – 07.30 persiapan apel dan pemberangkatan pasukan bersih2 oleh Kadin DLH, Aksi Bersih2 di Rute jln yg telah ditetapkan kembali ke Kantor

Catatan Pakaian seragam Kaos Orange/Tosca DLH /Katelpak Orange untuk pasukan Kebersihan, Bawa Tumbler dr rumah untuk minuman,Bawa Wadah Makanan msg2,Bawa Karung/Kantong Sampah + Jupit untuk pungut sampah,

Bawa Sapu dan Wadah Sampah untuk pasukan DLH dan Garuk untuk ambil sampah diselokan dan potong rumput apabila diperlukan….dump…trmksh kerjsmnya,” tandasnya lewat rilis yang dikirimkan pada Prokota.com.

Perlu diketahui bahwa untuk bersih sungai hampir tiap minggu 2 kali kami gelar disekumlah sungai yang rawan jadi ajang pembuangan sampah .seperti minggu terakhir bulan september ini hampir 100 pasning bersama warga bersihkan areal Rolak Sungai Amprong kelurahan kedungkandang kecamatan Kedungkandang.Pertama launcing wisata kampoeng Rolak yang kedua sekaligus peringatan Hari Lingkungan Hidup Dunia tepatnya tgl 28 Juli yang dipusatkan di kota Probolinggo,

Harapan Asinten II Sekda itu menambahkan bahwa aksi bersih dan bebas sampah yang hampir tiap hari dilakukan jajaran Pasning di wilayah Pemkot Malang bukan hanya tanggungjawab Dinas Lingkungan Hidup saja, akan tetapi kedepan warga di lingkungan Pemerintah Kota Malang mulai dari lingkungan RT/RW ikut bertanggung jawab atas sampah yamg ada dilinglungannya masing masing sebelum dibawah petugas ke TPS ,lalu ke tempat pembuangan akhir diSupit Urang.

“Insya allah dengan sistem 3R yang bisa dilakukan dilingkungan RTRW maupun Rumah PKD volume sampah yang tercatat sampai 667 ton tiap hari itu bisa berkurang karena berubah menjadi uang , yang penting lagi budaya buang sampah sembarangan bisa berubah menjadi pro lingkungan, apalagi ada perda barusosl pelanggaran buang sampah sembarangan bakal diterapkan, sehingga buat jera pelanggar lingkungan,” pungkasnya optimis.

Perlu diketahui bahwa momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup seDunia ysng dipusatkan di kota Probolinggo Minggu 28/7 juga berlangsung juga di Kota Malang.

Hanya saja bukan hanya sekedar bersih- bersih Sungai Amprong yang berada di wilayah Kelurahan Kedungkandang tapi sekaligus melauncing Dam Rolak Sungai Amprong  yang akan dijadikan destinasi wisata baru berlabel Rolak Indah dan merupakan wahana wisata berbasis sungai, Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji memberikan apresiasi positif.

Pasalnya, warga dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) secara swadaya menginisiasi wahana wisata di perkampungan ini.
Pada momen ini, berbagai elemen masyarakat seperti pegiat lingkungan, mahasiswa, TNI dan Polri bersatu membersihkan Sungai Rolak.
Selain membersihkan sungai dan memperbaiki sarana penunjang, para kaum muda pun melakukan penanaman pohon di area pinggir Sungai Rolak ini.

Menurut Sutiaji, dengan dijadikannya sungai sebagai wisata naik perahu dan arung jeram, maka nantinya akan turut mengungkit ekonomi warga sekitar, yaitu dengan datangnya para wisatawan. (*)