Pertama Kalinya, Peringatan HANI Se-Jatim Dipusatkan di Kota Batu  

PROKOTA BATU – Untuk pertama kalinya jajaran BNN (Badan Narkotika Nasional) Kota/Kabupaten Se Jawa Timur dibawah komando BNNP (Badan Narkotika Nasional Propinsi) Jawa Timur yang dipimpin Brigjen Pol Drs Bambang Budi Santoso akan merayakan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) secara bersama. Rencananya peringatan HANI akan dipusatkan di Kota Batu.

Adapun peringatan HANI tahun ini mengambil tema “Menyatukan dan Menggerakkan Segenap Kekuatan Bangsa dalam Rangka Perang Melawan Narkoba untuk Mewujudkan Masyarakat yang Sehat Tanpa Narkoba”. Sedangkan untuk pelaksanaan peringatan HANI tingkat Jatim di Kota Batu sendiri akan digelar pada 14-16 Juli 2018 mendatang.

Beragam kegiatan sudah dipersiapkan untuk memeriahkan peringatan HANI yang jatuh pada 26 Juni. Mulai dari jalan sehat, gowes, pertunjukkan wayang kulit sampai dengan upacara akbar. Semua kegiatan ini sengaja digelar agar peringatan HANI kali ini gaungnya terkait “Perang Terhadap Narkoba” lebih terasa di masyarakat luas.

Sehingga harapannya masyarakat semakin sadar untuk tidak menggunakan narkotika. Mengingat Indonesia sendiri sudah dalam kondisi “Darurat Narkoba”. “Kondisi ini (Indonesia Darurat Narkoba) harus diperangi untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa,” ujar Kepala BNN Kota Batu, AKBP Heru Cahyo Wibowo saat ditemui jurnalis PROKOTA.COM di ruang kerjanya Jumat (29/6/2018).

Ada pertimbangan khusus, sehingga puncak peringatan HANI Se Jatim dipusatkan di Kota Batu. Yakni Kota Batu sebagai Kota Wisata sangat rentan dijadikan sebagai daerah transaksi narkotika. Hal itu membuat BNNP Jatim akhirnya memutuskan peringatan HANI ditempatkan di Kota Batu. “Jadi kegiatan ini sekaligus untuk sosialisasi kepada masyarakat agar Batu tidak dijadikan itu (daerah transaksi narkotika),” kata Heru.

Terlebih lagi, kata Heru setelah dikonsultasikan ke Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dan Kepala BNN RI Komjen Polisi Heru Winarko juga sepakat dan mensupport agar pelaksanaan peringatan HANI tingkat Jatim dipusatkan di Kota Batu dengan tujuan agar Kota Batu yang memiliki branding Kota Wisata bisa bebas dari peredaran narkotika. “Semua persiapan sudah kami lakukan, semoga saja sesuai dengan rencana yang sudah disusun,” tandas mantan Wakapolres Ngawi.(*)