Pecandu Narkotika Didominasi Pelajar, BNN Kabupaten Malang Minta Perkuat Peran Keluarga

PROKOTA, MALANG – Pengguna narkotika di Kabupaten Malang kian miris. Sebab dari hasil rilis Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang pecandu narkotika mayoritas didominasi kalangan pelajar berusia 15-20 tahun.

Data BNN, selama 2017 tercatat 151 pecandu atau korban penyalahgunaan narkoba di lembaga rehabilitasi dan wajib lapor. Dari jumlah itu, 90 orang merupakan usia pelajar dan mahasiswa, 61 orang berusia di atas 20 tahun.

Memprihatinkan lagi, terkait jumlah dari kalangan pelajar dan mahasiswa yang berjumlah 90 orang, 87-nya berusia di bawah 19 tahun.

Kepala BNN Kabupaten Malang, Letkol Laut CPM Agus Musrichin mengatakan, pihaknya memberikan perhatian serius untuk terus mengintensifkan pencegahan penyalahgunaan narkotika tahun 2018. “Tahun lalu kami memang fokus pada upaya-upaya preventif seperti sosialisasi atau komunikasi, informasi dan edukasi (KIE), advokasi sampai pada tes urine,” ujar Agus Musrichin, Jumat (2/3/2018) kepada PROKOTA.COM

Melalui data KIE, kata Agus jumlah pelajar dan mahasiswa yang ikut serta dalam program pencegahan dan pemberdayaan masyarakat (P2M) mencapai 31.320 orang. Sedangkan untuk tes urine mencapai jumlah 546 orang.

Sebenarnya BNN Kabupaten Malang telah bersinergi dengan kepolisian, namun faktanya terus bermunculan penyalahgunaan narkotika. “Jadi peran keluarga sangat penting untuk menjadi pilar utama dalam pengawasan peredaran narkoba,” papar Agus.

Sedangkan untuk capaian kinerja BNN Kabupaten Malang dalam rehabilitasi, lanjut Agus misalnya, tercatat pecandu yang dirawat inap tahun 2016 sebanyak 84 turun menjadi 61 orang tahun 2017. Sedangkan untuk rawat jalan dari 101 orang menjadi 90 pecandu di tahun 2017.

Sedangkan untuk ungkap kasus, BNN Kabupaten Malang juga berhasil ungkap kasus dan mengamankan pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 245,65 gram, ganja 102,75 gram dan pil koplo 180 butir. “Target kami kedepan mengurangi jumlah pengguna narkotika khususnya di kalangan pelajar,” tandas dia. (Red)