Pasar Payung Kutho Malang, Warna Baru Destinasi Wisata DiTengah Pandemi

MALANG PROKOTA.Com – Setelah cukup lama tertunda karena covid – 19 akhirnya Pasar Payung Kutho Malang yang terletak di Jalan LA Sucipto Gang Taruna III Resmi di buka Oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Kadisporapar) Kota Malang Dr. Ida Ayu Made Wahyuni, S.H., M.Si mewakili Wali Kota Malang.

“Pasar Payung yang bakal rutin hadir tiap hari Sabtu pukul 10.00 – 14.00 diharapkan akan menjadi tujuan pariwisata kota Malang. Pemasaran tema payung akan dilaksanakan online dan offline.

Seperti yang menjadi program kabunga (karya bumi Ngalam) Group bahwa untuk pelatihan dan sosisalisai payung melalui sanggar seni kampung sedangkan pemasaran melalui Pasar payung kutho Malang.

Yang ditampilkan dipasar pun mulai payung klasik mbah rasimun, payung lukis, payung sulam, payung batik, payung decopage, payung rustiq, dll dengan rangka payung karya mbah Mun.” ungkap Ida.

Sementara Yuyun ketua Kabunga Grup menanbahkan bahwa untuk melengkapi disediakan seni terapan ornamen payung dengan bentuk souvenir payung, masker lukis payung, tempat cincin rustiq payung kedepan ada batik payung, coklat payung, es payung dan semua bertema payung

“Semua akan dibangun bertahap terutama seperti harapan Bapak walikota Malang setiap melihat payung mbah mun bahwa kualitas dan kuantitas perlu dikuatkan agar lebih totalitas dalam karyanya. Dan diharapkan akan membangun ekosistem pariwisata dengan basis industri kreatif,

Ia juga berharap dari Dinas Pendidikan dan kebudayaan kota Malang akan mendukung pengajuan Mbah rasimun adalah maestro payung nasional melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.” tandas optimis.

Hal ini sama ditambahkan team advokasi kabunga Group Yiyesta Ndaru Abadi .S.H., M.H bahwa kberadaan pengrajin dan seniman seperti mbahmun yang sudah diakui secara internasional mendapatkan perlindungan dan fasilitasi yang sesuai dengan dedikasi yang diberikan bagi kota Malang yang dicintainya.

“Selain itu kabunga group akan memperkuat pasar payung kutho malang dengan berbagai kegiatan salah satunya lomba mural di bulan maret dan kegiatan lainnya seperti konsultasi dengan diskoperindag tentang produk dan study dengan bebrapa universitas.

Kegiatan pembukaan juga dihadiri Kabid Kebudayaan Ibu dian Kuntari, Kasie Kesenian Ibu Dyah, Perwakilan diskoperindag, Perwakilan ekonomi Kreatif DIsporapar, You tuber YUdi Prata dan beberapa tokoh masyarakat sekitar.

Semoga kedepan kegiatan ini akan bisa mendekatkan pembeli payung dan maestronya selain juga membangun lingkungan ekonomi kreatif diwilayah pasar payung kutho malang.”pungkasnya yakin. (dr/yun)