Panglima TNI Dan Kapolri Apresiasi pada Pemkot Malang Atas Capaian Vaksinasi Tertinggi Se-Malang Raya

MALANG PROKOTA.Com – Luar biasa apa yang dicapai Pemkot Malang .Hal itu diungkapkan oleh Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko saat memberikan paparan bersama Dinas Kesehatan Kota Malang kepada Panglima TNI dan Kapolri saat berada di Pendapa Agung, Kabupaten Malang, Sabtu (11/9/2021).

Dalam penjelasannya, Kota Malang cukup mendapat perhatian, karena capaian vaksinasi yang terbilang cukup tinggi dibandingkan Kota Batu dan Kabupaten Malang.

“Kami mendapatkan apresiasi dari jumlah masyarakat yang telah tervaksin, tertinggi se Malang Raya,” beber Wawali Sofyan Edi, Sabtu (11/9/2021).

Selanjutnya, Panglima TNI dan Kapolri juga memberikan arahan kepada Kota Malang untuk Tracing dan Testing yang sesuai dengan standar WHO, yakni 1:15.

Dalam laporan testing dan tracingnya, Kota Malang pun mendapat arahan untuk bisa melaksanakan secara masif di tempat-tempat keramaian seperti Kafe.

“Kami lakukan itu di tempat-tempat keramaian seperti pada PPKM awal dulu. Ini diberi arahan untuk bisa semakin masif. Saya kita masukan yang bagus untuk kebaikan Kota Malang,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif membeberkan untuk capaian vaksinasi di Kota Malang dari data terakhir, yakni Jumat (10/9) kemarin, dari dosis pertama mencapai 64 persen dan dosis kedua telah mencapai 38 persen.

“Untuk nakes (tenaga kesehatan) di dosis ketiga (booster) lebih tinggi lagi, yakni mencapai 76 persen. Ini terus kita lakukan melalui gerai-gerai vaksin massal, seperti baru saja di Cor Jesu dan untuk reguler berada di setiap Faskes (Fasilitas Kesehatan) yang telah tersedia,” tegasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Panglima TNI dan Kapolri yang memimpin langsung peluncuran Gerakan Mobil maskes BNPB dan pembagian 500.000 masker untuk Malang Raya, secara tegas menyampaikan vaksinasi menjadi salah satu upaya dalam membentuk Herd Immunity khususnya di Malang Raya.

Oleh karena itu, pelaksanaan vaksinasi dan dropping vaksin harus bisa seimbang seiring dengan antusias masyarakat dalam pelaksanaan vaksinasi covid-19. (riz/jok/hms)