Nilai ASPAK 82.27% RSUD Kanjuruan Optimis Klas B

MALANG PROKOTA.com – Menanggapi kabar penurunan klas 615 RS se Indonesia termasuk50 RS di jatim yang disebut sakah satunya RSUD Kanjuruan Kab Malang oleh Kementrian kesehatan RI, Langsung Dibantah oleh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang Dr Mahendra Jaya saat dikonfirmasi mengatakan bila hal tersebut sudah disanggah. Dia pun yakin tidak ada penurunan kelas pada Rumah Sakit (RS) milik Pemkab yang dipimpinnya.

“Insya Allah gak mudun pren… soale yo wis divisitasi  oleh dinkesprof jatim nilai kita diatas standar yg ditentukan. Yaitu nilai SDM 82,72 % dari ketentuan minimal 75% dari ketentuan. Nilai ASPAK ( assesment sarana  prasaran dan alat kesehatan ) 82. 27 % dari ketentuan minimal 60%.” ungkap Dr Mahendra Jaya saat dikonfirmasi lewat seluler Prokota.com. Selasa 13/8 malam.

Lanjutnya dengan dibuktikannya diviasi tanggal 31 juli 2019 kemarin, kami sudah divisitasi dinkesprop jatim dan di validasi data kita dan hasilnya seperti yg tak sampaikan diatas. tandas Jaya nyakin.

Seperti diketahui bahwa dikabarkan sebanyak 615 rumah sakit (RS),  diturunkan kelasnya oleh Kementerian Kesehatan  (Kemenkes) RI. Sedangkan dari sejumlah itu ada 50 RS di Jatim.
BERITA TERKAIT

Berdasarkan surat edaran Kemenkes terkait penurunan kelas RS itu di Malang Raya hanya Kota Batu yang tidak ada RS turun kelas. Sebab, khusus di Kota Malang ada  empat RS dan wilayah Kabupaten Malang dua RS yang turun kelas.

Di antara RS turun kelas di Kota Malang itu meliputi RS Ibu dan Anak (RSIA) Puri (C*), RSU Permata Bunda (D*), RS Ibu dan Anak Puri Bunda (C*) dan RS Ibu dan Anak Melati Husada  (C*).

Dua RS di wilayah Kabupaten Malang yang diturunkan kelasnya adalah RSUD Kanjuruhan Kepanjen dari B menjadi C. Lalu, RSU Angkatan Udara dr Mohammad Moenir  (D*).

Direktur RSUD Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang Dr Mahendra Jaya saat dikonfirmasi mengatakan bila hal tersebut sudah disanggah. Dia pun yakin tidak ada penurunan kelas pada RS milik Pemkab yang dipimpinnya.(*)