Nglumpuk Bareng Seduluran Ngalam Digelar, Apa Saja Gagasannya?

PROKOTA, MALANG – Gagasan warga Malang Raya untuk membuat acara Nglumpuk Bareng Seduluran Selawase akhirnya tercapai. Acara yang dimotori Bambang GW tersebut digelar di DPD KNPI Kota Malang Jalan Kawi no 24 Kota Malang Minggu malam (25/2/2018).

Dimoderatori Bambang GW, diskusi terlihat ganyeng dan cair, meskipun baru digelar untuk pertama kali. Diskusi yang dihadiri lintas generasi dan lintas elemen ini pada intinya menginginkan proses pembangunan di Kota Malang tetap mengedepankan pada kerukunan sosial yang bertumpu pada kearifan lokal. “Kita merindukan suasana Malang tempo dulu. Hampir tidak ada sekat sesama warga Kota Malang. Dulu kita mudah menjumpai tempat tempat sekedar untuk ngumpul mendiskusi apa yang terjadi di Malang. Seperti senaputra dan indrokilo,” ucap Bambang GW mengawali diskusi.

Budayawan Malang, Ki Suryo mengatakan, Malang merupakan daerah yang memiliki peradaban dan sejarah yang sudah mendunia. Mengingat di Malang ini dulunya lahir raja raja yang terkenal. Seperti kertanegara, gajayana dll. Bahkan dalam sejarah, Malang menjadi pusat ibukota kerajaan Singosari yang tidak lain bernama Tumapel.

Termasuk kata Arema, sejatinya juga menyimpan sejarah karena dulunya ada nama Panji Arema. “Kearifan lokal Malang harus diteguhkan kembali. Ciri khas ini lah yang harus dikuatkan kembali,” kata dia.
Pria yang akrab dipanggil Sani ini menginginkan adanya sosok pemimpin Kota Malang yang tanpa sekat seperti Ebes Sugiono. Sebab dalam pertemuan kecil yang digelar warga Malang, Ebes Sugiono selalu menyempatkan hadir untuk mendengar langsung keluhan masyarakat.

Sementara itu, Arief Wahyudi juga mengatakan, Malang Kota ini tengah punya gawe besar mencari Wali Kota yang baru periode 2018-2023. Mantan anggota DPRD FKB Kota Malang ini mengingatkan meski berbeda pilihan, warga Kota Malang harus tetap satu. “Jadi seduluran harus tetap nomer siji,” kata dia.

Diakhir kesempatan Sofyan Edy Jarwoko yang kebetulan hadir dalam pertemuan itu menegaskan karakter Malang yang warganya guyub rukun harus tetap dijaga. Karena lewat seduluran itulah yang membuat kondisi Malang selalu aman, tentram dan damai. “Kami support dengan acara ini. Kami berharap bisa terus digelar untuk memberi sumbangsih kepada pemerintah dalam mengambil kebijakan,” tandas pria yang juga mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Wali Kota bergandengan dengan Calon Wali Kota Sutiaji.

Dalam kesempatan itu juga dimeriahkan performance band D’Kross yang dikomandani sam Kaji Ade dan juga penampilan tari topeng sebagai pembuka acara. (Red)