Musrenbangkel Tulusrejo Dihadiri Hj Retno Sumarah, SE., MM Anggota DPRD Cs, Warga Kompak Minta Revitalisasi Sungai dan Drainase Suhat Agar Tulusrejo- Lowokwaru Bebas Banjir

MALANG PROKOTA.Com – Kehadiran Hj Retno Sumarah, SE,MM beserta 2 politisi perempuan dari FPDIP Nurul, Layli asal FGerindra ditambah Ahmad Fuad Rahman dari FPKS dimanfaatkan warga Kelurahan Tulusrejo menyampaikan unek uneknya terkait banjir akhir akhir ini melanda semua wikayah, khususnya utara kota Malang jadi sasaran masukan warga.

“Warga ingin daerah bebas banjir, ingin ada penggerukan di saluran mereka, kemudian di rw 5 minta ada trotoar untuk pejalan kaki dan ingin ada penyudetan di soehat sehingga air yang dari atas, bisa disalurkan ke sungai brantas soehat sehingga air yang ke daerah tulusrejo dan kelurahan lowokwaru berkurang,” ungkap salah satu ketua RW diwilayah Tulusrejo blak – blakan.

Nampak greget dan semangat peserta Musyawarah Perencana Pembangunan Kelurahan Tulusrejo kecamatan Lowokwaru (musrenbangkel) tahun 2021 menuju penyusunan RKPD tahun 2022, Tulusrejo Rabu tgl 20/1, nampak semarak Setelah kehadiran politisi perempuan asal Partai Golkar DPRD Kota Malang Hj Retno Sumarah, SE.MM bersama 3 anggota DPRD dari 4 komisi itu diminta menjelaskan sesuai bidangnya.

Terkait usulan warga, lanjut Hj Retno Sumarah bahwa, pembangunan fisik dan non fisik dari hasil musyawarah RW -RW yang dibahas di kelurahan ini, untuk selanjutnya di usulkan ke tingkat kecamatan,diteruskan ke Pemkot atas dasar skala prioritas tahun 2021.

“Skala prioritas seperti revitalisasi sungai dan pembangunan sudetan serta pengerukan drainase daerah langganan banjir ,memang tahun tahun ini arahan walikota Malang bahwa Tahun Anggaran 2021 Pemerinntah kota Malang fokus menangani Pandemi Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi, saya berharap pada masyarakat kelurahan Tulusrejo jika melalui musrenbangkel ini usulan th 2020 yg belum terealisasikan bisa diusulkan kembali untuk tahun 2021,” tegasnya.

Pasalnya, lanjut Retno Sumarah yang juga ketua Fraksi Golkar, Nasdem dan PSI itu menambahkan bahwa lebih jauh kalau anggaran APBD juga terbatas, selain dibagi untuk 57 kelurahan dan 5 kec musrenbang banyak melalui berbagai pertimbangan dan lain sebagainya jadi kami harap masyarakat paham keterbatasan APBD.

Sementara itu Ahmad Fuad Rahman anggota DPRD kota Malang asal PKS menimpali bahwa sebagai wakil rakyat dapil 5 Lowokwaru, berharap pada RT-RW kelurahsn Tulusrejo dilingkungan Kecamatan Lowokwaru peduli lingkungan, agar daerahnya tidak kebanjiran, salah satunya jangan membuang sampah sembaramg, selain nyumpeti got, juga mengganggu kebersihan lingkungan.Dan yang utama dilakukan warga Tulusrejo selain menjaga kebersihan serta kesehatan di tengah pandemi covid-19

“Jangan lupa selalu melaksanakan protokol kesehatan dengan melakukan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan dengan sabun, insha allah ikut memutus rantai penyebaran Covid-19,” tegasnya yakin.

Terpisah Laily Theresiwaty anggota dewan DPRD Kota Malang Dapil V Lowokwaru itu juga menambahkan bahwa materinya Musrenbang kelurahan Tulusrejo itu tentang bagaimana menghasilkan usulan usulan yang berkualitas,
yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,

“Yang pasti usulan usulan dari Rt dan Rw sangat berpengaruh untuk pembangunan kota malang di kelurahan Tulusrejo kecamatan Lowokwaru yang pasti, di malang ada laskar perencana yang siap menjadi pelengkap menyempurnakan dokumen perencanaan yang berkualitas” pungkas politisi perempuan asal Gerindra itu berharap. (riz/gan/ri)