Mitra Gojek Berjasa Bagi Sektor UMKM di Malang

MALANG PROKOTA.com – Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko yang hadir dalam kegiatan Merajut Nusantara dan seremoni penyerahan atribut menyampaikan apresiasinya kepada mitra Gojek. “Mitra Gojek berjasa bagi sektor UMKM di Malang. Warung dan toko makanan; ayam geprek, keripik tempe omsetnya meningkat lewat bantuan mitra Gojek dalam mengantarkan makanan tersebut ke masyarakat.”

Sofyan menambahkan, didukung Pemerintah Pusat, Pemerintah Kota Malang punya fokus pada pengembangan ekonomi digital. Untuk mewujudkannya, pemkot memaksimalkan berbagai potensi dan aset yang ada. Mulai dari kerja sama dengan universitas yang ada di malang, juga melalui kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk swasta.

Dalam waktu yang sama, Sofyan juga mengajak salah seorang mitra driver, Serly Khoirul Anam untuk berdiskusi. Sofyan mengajukan beberapa pertanyaan terkait pengalaman Serly sebagai mitra driver Gojek. “Saya sebelumnya punya usaha, tapi bangkrut. Setelah itu daftar Gojek saat Gojek awal-awal buka di Kota Malang. Bergabung dengan Gojek, saya dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari, kebutuhan rumah tangga, kebutuhan anak sekolah, bisa ter-cover semua. Alhamdulillah juga bisa dapat 2 motor. Sudah lunas semua, selama tiga tahun bersama Gojek,” terang Serly kepada Wakil Walikota Malang.

Selain Serly Khoirul Anam, mitra driver Gojek Malang, Umiati, mempunyai cerita yang berbeda. Ia adalah seorang mitra driver perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga sejak suaminya sakit. Ia mengaku merasakan fleksibilitas dengan menjadi mitra Gojek. “Alhamdulillah (penghasilan) membantu. Saya tetap bisa mendapat pemasukan meskipun kerap harus mengantar suami berobat,” jelas Umi.

Terkait logo baru, Umiati menyampaikan pendapatnya. “Logo baru menurut saya bagus. Semoga kastamer semakin suka dengan Gojek dan semoga ini meningkatkan layanan Gojek. Saya berharap jumlah kastamer Gojek bisa meningkat,” tuturnya. Sementara Serly melihat pergantian logo ini sebagai momentum bagi Gojek untuk dapat menaungi seluruh mitra-mitranya. “Gojek saat ini bukan hanya layanan ojek online. Dari sisi mitra driver, saya melihatnya Gojek ingin menaungi mitra-mitranya di berbagai layanan yang ada. Sehingga Gojek dan seluruh mitra dapat berkembang bersama-sama.”

“Saat ini fokus kami di Malang adalah menjadikan Gojek solusi hidup masyarakat. Filosofi Cerdikiawan tercermin dalam layanan Gojek, yang awalnya terbentuk untuk mengakali kemacetan dan permasalahan transportasi. Kini Gojek menyediakan berbagai layanan untuk menjawab tantangan kehidupan sehari-hari. Evolusi Gojek melalui momentum pergantian logo baru, diharapkan berdampak pada semangat mitra Gojek untuk terus memberikan nilai tambah bagi masyarakat di Kota Malang. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka dan di saat yang sama mengokohkan posisi Gojek sebagai penyedia layanan on-demand terdepan pilihan masyarakat Malang,” sebut Viona.

Perlu diketahui bahwa pergantian logo merupakan momentum bagi Gojek untuk mengokohkan diri sebagai Karya Anak Bangsa, asli Indonesia yang mampu menjadi platform teknologi on-demand terdepan di Asia Tenggara. Melalui semangat kebaruan, Gojek membawa pesan kebersamaan untuk perubahan positif bagi bangsa dengan melaksanakan kirab secara nasional dalam kegiatan bertajuk Merajut Nusantara.

Hal itu diungkap Alfianto Domy Aji Head of Regional Corporate Affairs East Java, Bali & Nusa Tenggara mengatakan “Pesan kebersamaan yang ingin ditonjolkan adalah bahwa dengan aset dan kekayaan yang saat ini dimiliki, masyarakat Indonesia dapat maju bersama-sama dalam menghadapi tantangan dalam kehidupan sehari-hari. Gojek ingin melibatkan para mitra driver di seluruh Indonesia untuk dapat merasakan kebersamaan dan berbagai kekayaan yang kita miliki tersebut. Dengan adanya kebersamaan untuk saling mengisi satu sama lain, #PastiAdaJalan bagi masyarakat dalam menghadirkan solusi yang efisien dan menguntungkan semua pihak.”tegasnya.

Kirab Merajut Nusantara dimulai dengan mengirimkan 10 mitra driver dan atribut baru dari Jakarta, ke 5 kota di mana Festival Apresiasi Mitra dilaksanakan yakni Medan, Makassar, Surabaya, Yogyakarta dan Bandung. Dari Medan dan Makassar, kemudian akan bergerak perwakilan mitra menuju Sabang dan Merauke. Dari ujung timur dan ujung barat inilah kemudian akan diselenggarakan kirab menyusuri kota-kota di Indonesia.

“Semangat baru dan pesan kebersamaan sengaja kami gaungkan dalam momentum pergantian logo ini. Sebagai Karya Anak Bangsa, Gojek ingin terus berkembang bersama aset bangsa lainnya dan berkiprah di level internasional tanpa harus melupakan identitas Merah Putih tempat di mana Gojek berasal. Diharapkan energi positif ini dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia yang telah turut berkontribusi atas apa yang Gojek capai hari ini,” jelas Domy.

Logo baru Gojek yang diberi nama Solv merepresentasikan alasan utama kehadiran Gojek, yaitu memecahkan masalah melalui teknologi. “Logo ini melambangkan satu tombol untuk semua. Di lain pihak, lingkaran di logo baru ini mewakili ekosistem Gojek yang semakin solid memberikan manfaat untuk semua. Logo ini mewakili semangat kami untuk selalu menawarkan cara pintar dalam mengatasi tantangan yang dihadapi para pengguna, untuk akses pendapatan tambahan yang lebih luas bagi mitra, untuk peluang pertumbuhan bisnis yang pesat bagi para merchant, dan masih banyak lagi. Dengan Gojek #PastiAdaJalan, itu intinya,” jelas Domy.

Lebih lanjut Domy menjelaskan, “Salah satu inspirasi terbesar dari evolusi logo baru Gojek adalah mitra-mitra driver yang sejak awal menjadi penggerak bagi perkembangan ekonomi digital di Indonesia. Mereka berani berkembang, menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi, sehingga bisa diandalkan oleh semua lapisan masyarakat kapan pun, di mana pun untuk kemudian naik kelas bersama ekosistem Gojek.”

Sejak awal kehadirannya, Gojek mempunyai visi untuk naik kelas bersama mitra driver. Dari sisi kesejahteraan, Gojek berupaya memastikan tersedianya pendapatan yang berkesinambungan bagi mitra-mitranya. Caranya dengan terus meningkatkan kualitas produk dan layanan, sehingga Gojek dapat menjadi aplikasi on-demand dengan jumlah pengguna aktif bulanan terbesar di Indonesia. Data ini juga diperkuat dengan hasil survei terbaru dari Alvara Research Center yang mengatakan bahwa tiga layanan Gojek yaitu transportasi, pesan-antar makanan, dan pembayaran digital menjadi pilihan milenial nusantara.(*)