LK UMM Gelar Festival Batik 2019 Kekuatan Lokal Pasar Men- Dunia

MALANG PROKOTA.Com – Malang, Jodipan (26/10) Menjelang launching batik motif Kampung Warna-Warni Jodipan oleh Lembaga Kebudayaan Universitas Muhammadiyah Malang (LK UMM) bersama Sundari Batik and Art.

Berbagai kegiatan digelar untuk literasi batik. Nampak warga setempat dilatih membatik teknik Shibori pada kaos. Peserta sangat antusias berlatih di pinggiran jernihnya air sungai Berantas. Sementara anak-anak Teman Kanak-Kanak bersama para orang tua dihibur dengan dongeng si Lulu memakai Baju Batik oleh kak Tyas, pendongeng komunitas Gendong Indonesia.

Sebelumnya, anak-anak telah menyelesaikan lomba mewarnai motif batik.”tandasnya Tyas disambut derai tawa ratusan anak anak dari berbagai daerah di Jatim yg penuhi kwj .

Rangkaian merayakan hari Peduli Batik Nasional digelar Lembaga Kebudayaan Universitas Muhammadiyah (LK-UMM) dengan berbagai kegiatan. Mengambil tema,

“Batik menembus Ruang dan Waktu”  pada Jum’at (25/10) LK UMM mengundang 62 orang pelaku batik (pengrajin, pengusaha, dan start up) untuk mengikuti workshop Marketing Batik di Era Milenial.

Yang menarik besok, sabtu (26/10) kegiatan dilanjutkan dengan Launching Batik Motif Kampung Warna-Warni di Jodipan serta lomba mewarnai motif batik untuk anak Taman Kanak-Kanak, dan Lomba Fashion Show Busana Batik untuk siswa SMA se Malang Raya.

“Batik menembus Ruang dan Waktu bermakna batik pantas untuk berbagai golongan sosial dan generasi. Generasi Tua maupun generasi muda, orang Desa maupun orang Kota, budaya tradisional maupun modern, golongan sosial miskin maupun kaya,  mereka yang berpendidikan tinggi maupun rendah, profesional maupun pekerja serabutan, semua pantas menyematkan batik dalam kehidupan sehari-hari.” Jelas Dr. Daroe Iswatiningsih, M.Si. Kepala LK UMM.

“Bahkan batik yang memiliki kekuatan lokal kini sudah mendunia.” Tambahnya.
LK UMM sejak lama menaruh perhatian khusus pada Batik. Beberapa kali sudah menggelar even serupa.

Mulai dari seminar, pameran, riset desain batik motif daerah Jawa Timur, dan pelatihan membatik. Semua dilakukan sebagai wujud rasa cinta dan bangga pada warisan leluhur. Disamping batik memiliki nilai filosofi dan bisa sebagai media pembentukan karakter bangsa.

Hingga saat ini LK UMM masih konsisten membuka pelatihan membantik baik untuk kalangan internal UMM maupun kalangan eksternal.
Tahun ini ada yang fenomenal. LK UMM melakukan launching Motif Batik Kampung Warna Warni Jodipan kerjasama dengan  Sundari Batik and Art.

Kampung Warna-Warni Jodipan memiliki tautan hati dengan UMM, karena melalui praktikum Mahasiswa Public Relations Prodi Ilmu Komunikasi angkatan 2016, Kampung Jodipan melakukan perubahan ke arah kwalitas kehidupan warganya.

“LK UMM bekerjasama dengan Sundari Batik ingin menambahkan sedikit konstribusi dengan mempersembahkan motif batik khas Kampung Warna-Warni Jodipan, sehingga selain jembatan kaca yang didesain oleh Fakultas Teknik UMM, KWW juga menambah icon berupa Motif Batik.” Papar Rahmawati Khadijah Maro, M.PEd, ketua pelaksana Festival Batik 2019.

Workshop Marketing Batik LK UMM
Jum’at (25/10) di Ruang Sidang Senat UMM diselenggarakan Workshop Marketing Batik bagi para pelaku batik di Jawa Timur.

Pelatihan yang diselenggarakan oleh Lembaga Kebudayaan Universitas Muhammadiyah Malang  (LK-UMM) ini diikuti oleh 62 peserta yang berasal dari  unsur pengrajin, pengusaha, dan start up dari Malang Raya dan sekitarnya.
Mengusung tema “Batik Lokal menembus pasar Milenial” LK UMM mengundang para pakar dibidangnya yang menunjang pengembangan marketing batik. Eggy Andalas selaku penanggung jawab workshop menuturkan antusias pelaku batik tinggi begitu sosialisasi workshop dilakukan oleh panitia. “Awalnya kami hanya menyediakan quota untuk 50 orang saja. Namun karena permintaan yang tinggi kami menambahkan 12 kursi lagi. Mereka datang dari Kota Malang, Kepanjen, Batu, dan ada yang dari luar kota misalnya dari Jombang.” Jelas Eggy.

Menurut Eggy materi yang dirancang LK UMM menjadi salah satu daya tarik peserta. Misalnya ada materi Fotografi Produk Batik yang akan disampaikan oleh seorang fotografer profesional, Afifah Rachmawati, pendiri Vhee Design ini dikenal sebagai fotografer spesialis produk. Selain itu Fifi- nama sapaannya juga dikenal sebagai content creator dalam marketing digital. Selain Fifi dengan materi fotografi, peserta Workshop akan dikenalkan lebih dalam dengan materi Bisnis Batik Online oleh Didiet Trismawan, praktisi Digital dan fasilitator Gapura Digital. Tidak lupa sebagai mitra, Soendari Batik and Art  akan berbagi pengalaman melalui materi Mengelola Bisnis Batik.(*)