Launching 25 Aksi MeNaWan, Nanda-Wanedi Prioritaskan Penanganan Jalan Berlubang dan Banjir

PROKOTA, MALANG – Pasangan Cawali-Cawawali, Dr Yaqud Ananda Qudban-H. Ahmad Wanedi tampaknya ingin tancap gas jika terpilih sebagai Pemimpin di Kota Malang. Ini terlihat Senin kemarin (12/3/2018), Nanda-Wanedi melaunching “25 Aksi MeNaWan” jika terpilih sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang periode 2018-2023.

Launching tersebut dilakukan di Media Center Menawan yang terletak di Jalan Simpang Coklat No. 04, Jatimulyo, Lowokwaru, Kota Malang.

Dito Arief selaku jubir MeNaWan mengatakan, 25 aksi MeNaWan yang dilaunching merupakan bentuk konkrit pasangan Nanda-Wanedi untuk meningkatkan kualitas Kota Malang. Termasuk meningkatkan kualitas SDM Kota Malang. “25 Aksi Menawan ini komitmen kami untuk menyampaikan kampanye yang edukatif,” ucap Dito kepada awak media membuka acara.

Sari 25 aksi Menawan sebenarnya sudah disampaikan pada saat kampanye yang memasuki umur sekitar satu bulan. Semisal pendidikan gratis, 1000 beasiswa kuliah gratis, program setahun bebas jalan berlubang.

Sedangkan untuk sisanya akan dipaparkan kepada masyarakat hingga akhir masa kampanye. “Ini tanggung jawab kami untuk memberikan kepada masyarakat edukasi politik, karena Pilwali adalah pertarungan ide dan gagasan masing masing cawali dan cawawali,” kata politisi PAN ini.

Sedangkan, Nanda (panggilan akrab Yaqud Ananda Qudban) menambahkan 25 Aksi Menawan ini sudah mencakup keseluruhan yang dibutuhkan masyarakat. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan. Untuk itu, pihaknya sangat terbuka dengan ide-ide baru dari masyarakatnya. Makanya dari awal tagline MeNaWan, ” Ayo Noto Malang”.

Ini menunjukkan bahwa pasangan MeNaWan sangat mengharapkan dalam proses pembangunan Kota Malang selalu melibatkan masyarakatnya.
“25 aksi MeNaWan sejatinya dari aspirasi masyarakat yang diselaraskan dengan ide kami, tapi ide masyarakat tidak selalu kami iyakan. Tetap kami tampung dan kami godok lebih dulu agar tidak terjadi tumpang tindih dalam program yang sudah kami rancang,” kata perempuan yang juga Ketua DPC Hanura Kota Malang ini.

Cawawali, Wanedi menambahkan jika dirinya dan Nanda terpilih menjadi wakil dari masyarakat untuk memimpin Kota Malang, program prioritas satu tahun masalah banjir dan bebas jalan berlubang.
“Kami akan cari dulu masalah utamanya dimana, karena kalau langsung terjun tanpa tahu masalah intinya, tentu akan sia-sia. Dan itu kami akan wujudkan dalam satu tahun kinerja kami nanti,” tandas politisi PDIP ini.

Adapun 25 Aksi Menawan yang digagas Cawali-Cawawali, Mbak Nanda-Sam Wanedi sebagai tersebut:

1. 1000 beasiswa kuliah (gratis) per tahun untuk warga Kota Malang

2. Ketersediaan air bersih yang stabil dan merata melalui PDAM dan HIPPAM

3. 1 Kelurahan 1 ambulans dan peningkatan kualitas posyandu lansia

4. Transparansi anggaran dan penerapan E-budgeting APBD Kota Malang 5. Menjadikan Kota Malang sebagai barometer musik (kembali)

6. Barometer pembinaan dan pengembangan olahraga menuju prestasi

7. Kota Malang yang bebas banjir dan genangan

8. Malang kota yang teratur dan tertata (tidak macet)

9. Transparansi alokasi dana CSR untuk kesejahteraan warga Kota Malang

10. Tunjangan bagi ibu hamil dan menyusui di Kota Malang

11. Pemberdayaan dan kesempatan kerja untuk kaum Disabilitas

12. 1 tahun Menawan jalan berlubang di Kota Malang teratasi

13. Rp. 25 juta dana stimulus untuk koperasi wanita RW se-Kota Malang

14. Kota Malang sebagai destinasi pendidikan tinggi masyarakat Internasional

15. Revitalisasi lapangan sepak bola yang layak dan terawat

16. Mengangkat seni dan budaya lokal sebagai identitas Kota Malang

17. Tarif restribusi parkir yang tidak membebani warga Kota Malang

18. Komitmen renovasi penambahan kapasitas tribun dan kemudahan penggunaan Stadion Gajayana

19. Akses pemasaran dan regulasi pro UKM

20. Revitalisasi pasar yang lebih nyaman, tertata dan bersih

21. Peningkatan kesejahteraan GTT/PTT dan guru PAUD di Kota Malang

22. Pemkot hadir dan solutif dalam menangani permasalahan sosial di Kota Malang

23. Subsidi angkutan umum (gratis) untuk pelajar, ibu rumah tangga, buruh pabrik dan pedagang kecil

24. Penyediaan toilet publik yang bersih, wangi dan terawat

25. Tegas dan berpihak terhadap pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) di Kota Malang. (*)