Lagi, Tahun 2019 Pemprov Jatim Gelar Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor 

PROKOTA SURABAYA – Ini kabar gembira bagi masyarakat Jawa Timur yang pajak kendaraannya mati. Sebab Bapenda Jatim resmi akan membuka layanan pemutihan pajak kendaraan dan gratis biaya balik nama (BBN) pada 24 September 2018.

Pembebasan sanksi pajak daerah tersebut akan berakhir hingga 15 Desember 2018.

Sebenarnya pemutihan pajak ini tidak hanya berlaku tahun ini saja. Akan tetapi pada tahun tahun sebelumnya juga sudah diberlakukan oleh Pemprov Jatim Fiera Gubernur Jatim Soekarwo.

Kebijakan Pemprov Jatim ini merupakan wujud nyata untuk meringankan beban rakyat Jatim. Tak hanya itu program ini sekaligus meningkatkan kesadaran patuh membayar pajak kendaraan bermotor, bea balik nama kendaraan bermotor, penerimaan Negara bukan pajak (PNBP), sumbangan wajib dana kecelakaan di jalan serta pengesahan surat tanda nomor kendaraan setiap tahun.

Kepala Bependa Jatim Budi Prijo Suprayitno mengatakan program pemutihan pajak kendaraan ini berdasarkan kebijakan Gubernur Jatim Soekarwo. “Pakde Karwo telah menekan Pergub 88/2018 tentang Pembebasan Pajak Daerah untuk Rakyat Jatim dengan pemutihan pajak,” ujar dia.

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Heri Wahono menambahkan pembebasan pajak daerah itu meliputi pembebasan pokok bea balik nama kendaraan bermotor atas penyerahan kedua dan pembebasan sanksi administratif pajak kendaraan dan bea balik nama kendaraan bermotor. “Akan ada lagi pembebasan denda pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama surat Ranmor,” kata Heri di sela acara pertemuan Ketua dan Pengurus Daerah Bhayangkari di gedung Mahameru Mapolda Jatim, Kamis (20/9/2018).

Lewat program pemutihan pajak ini, kata Heri semua wajib pajak kendaraan yang nunggak akan diputihkan dendanya dan hanya membayar pajak pokok.

Demikian pula bagi pembeli kendaraan tangan kedua dan seterusnya juga dibebaskan biaya BBN, baik kendaraan roda dua maupun roda empat dan seterusnya. (*)