Hujan Tiba Tutup Siaga Bencana TPA Supit Urang, DAMKAR – DLH Sujud Syukur

MALANG PROKOTA.com – Hujan turun hari ini yang cukup lebat  mengguyur hampir semua wilayah Malang bisa dikatakan sebagai mujizat memadamkan serta Berhasil  redahkan titik api maupun asap sisa kebakaran akhir oktober lalu yang melanda gunungan sampah di TPA Supit Urang sebelah barat akibat cuaca ekstrem.

Ungkapan rasa syukur itu secara spontanitas dilakukan awak pemadam kebakaran( Damkar) yang hampir tiap hari berjibaku lakukan tugasnya menyemptot areal kebakaran yang masih ada titip api maupun barah tersembunyi,

“teman teman dlh gotong royong mengaduk dan membuka gundukan sampah yang dicuragai menyembunyikan barah api, setelah dibuka kami semprot air hingga  ener bener padam, termasuk kami lakukan injeksi agar langsung tembus ke titik api, ditambah hujan lebat alhamdulilah langsung tunntas, “ungkap awak damkar yang mengaku bernama  Junaidi itu langsung sujud syukur diikuti kru lainnya.

Terpisah Plt kepala Upt TPA Supit Urang DLH Kota Mslang Tri Santoso mengakui kalau masih ada titik api meski kecil dan hanya 4 -5titik, ” kami terus lakukan pemantauan meski sudah padam semua titik akibat kebakaran, bahkan kami alihkan titik pembuangan sampah ke areal yang aman dari areal lama yang terbakar lalu”

Lahan buangan sdu  dipindah sejak Senin minggg kemarin dari yg terbakar, ke lokasi yg ada di sebelah baratnya yg kondisi tdk terbakar .Namun, saat ini kondisinya agak licin karena turun hujan hari ini.Makanya nampak antrian panjang pada jalur mengarah ke lokasi buangan. Truk mbuangnya satu per satu tapi alhamduliah lancar,”paparnya optimis masalah kebakaran selesai. Fokus pasca Sanitary Landfill .

Seperti diberitakan ahad lalu bahwa Wali Kota Malang Sutiaji  memberikan arahan para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Malang untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana, khususnya yang tinggal di sekitar daerah potensi bencana.

“Saudara kita di Batu, seperti yang kita ketahui bersama sedang dirundung bencana angin ribut,  sementara kita pun belum selesai dalam memadamkan api di titik titik TPA Supit Urang Mulyorejo,  Kecamatan Sukun. Ini harus menjadi perhatian dan kewaspadaan kita bersama,” kata Sutiaji, saat memberikan arahan kepada simulasi tanggap bencana di depanbalaokota bersama BPBD dan OPD lingkup Pemkot Malang Rabu (27/11/2019).

Siaga bencana ini, dikarenakan indikasi akan datangnya musim hujan mulai terlihat. Diharapkannya, semua jajaran pemerintah, juga ikut mencegah terjadinya bencana seperti menghidupkan kegiatan kerja bhakti dan bersih bersih secara masif di setiap wilayah kecamatan maupun kelurahan.

“Ini harus benar benar kita perhatikan seksama, lebih – lebih bila hujan itu disertai angin maka waspada harus diperhatikan. Tandasnya.

Pria yang hobi tangkis ini, juga memberi perhatian khusus terkait dengan kepulan dan hembusan asap dari kobaran api TPA Supit Urang. Camat Sukun beserta Dinas Kesehatan diminta segera melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada warga wilayah kecamatan Sukun melalui RT/RW, terkait dengan langkah antisipasi terhadap polusi atau pun dampak kesehatan masyarakat.

“Tidak perlu menunggu kejadian,  kita harus antisipatif dan pro aktif,  “tekan Walikota Sutiaji.(*)