Hindari Tangan Jahil, Dewan Desak PDAM Pasang CCTV di 47 Sumber

MALANG PROKOTA.Com – Menindaklanjuti keluhan pelanggan PDAM di beberapa wilayah atas tercemarnya air PDAM, komisi B langsung melakukan sidak ke sumber masalah yaitu ke sumber mata air di wendit 3.

Sidak komisi B diterima langsung oleh Dirut PDAM, beserta jajaran direksi lainnya, Jum’at (13/11/2020).

Setelah melakukan tinjauan atas sumber masalah jajaran komisi B melakukan dialog dengan Jajaran Direksi PDAM.

Arief Wahyudi, yang juga mengikuti sidak tersebut menyampaikan bahwa memang ada kelemahan system pengamanan atas obyek vital terutama di area sumber mata air. Penjagaan kurang kuat, CCTV boleh dikatakan tidak ada, sehingga sangat mudah tangan tangan jahil untuk melakukan tindakan tidak bertanggungjawab.

Kaitannya dengan melubernya solar yang berada di tangki penampungan menurut Pria biasa di sapa AW, mengatakan itu jelas kerjaan manusia yang disengaja. Karena untuk membuka tangki penampungan solar dibutuhkan tenaga manusia yang mengerti tata cara pembukaan tangki tersebut.

“Karena ini sudah sangat meresahkan Masyarakat, komisi B minta kepada Dirut PDAM untuk segera melakukan laporan tertulis kepada aparat kepolisian agar segera dilakukan penyelidikan.

Kejadian ini harus ada pihak yang bertanggungjawab dan harus menerima sanksi sesuai hukum yang berlaku,” tegas Arief Wahyudi SH sekretaris Komisi B.

Disamping itu AW juga menyampaikan langsung kepada jajaran PDAM untuk memberikan kompensasi atas kerugian yang diderita oleh pelanggan PDAM.

“Mengenai usulan komisi B tersebut, M Nor Muhlas selaku Direktur utama perumda Tugu Tirta langsung memerintahkan Direktur Tehnis agar segera membuat laporan polisi.

Sedangkan usulan terhadap kompensasi atas kerugian yang diderita Masyarakat akan dikonsultasikan secepatnya kepada Kuasa Pemilik Modal dalam hal ini Walikota Malang,” pungkas Politisi FPKB ini.

Sebelumnya sudah ada informasi dari Asisten Manajer Instrument Control & SCADA PDAM Kota Malang Gigih Asmoro yang menyatakan bahwa sementara ini air tidak disarankan untuk konsumsi, pemakaian lain seperti mandi harus di endapkan dulu. Sementara identiflkasi masih terus dilakukan.

Enny warga Jl Bromo pagi tadi mengeluh air PDAM warnanya gelap bau minyak gas.

”Iya saya kaget sekali waktu buka kran mau merebus air kok melihat air kran aneh berminyak dan berbau gas. Tapi sore ini sudah mulai jernih tidak seperti pagi tadi,” terang alumni SMPN1 Malang

Ditempat lain, Ana warga Glintung RW 23 tak merasakan ada yang anah dengan air PDAMnya.

“Biasa mas lancar air PDAM di rumah saya juga warga jernih tidak berbau,” terangnya.

Terpisah Trio Ketua Komisi B DPRD Kota Malang mendapatkan fakta bahwa penyebab air PDAM yang berbau solar sejak kemarin ini memang dikarenakan kontaminasi bahan bakar solar dari ruang genset yang kemudian mencemari saluran pompa Wendit 3.

“Berdasarkan tinjauan tadi, kesimpulannya ada unsur sabotase oleh oknum yang ingin membuat citra PDAM menjadi buruk,” kata Trio Agus Purwono.

Sementara itu M Nor Muhlas Direktur Utama PDAM Kota Malang juga menegaskan permasalahan tersebut akan diselesaikan secara hukum karena telah masuk perkara pidana.(riz/yas)