Gerindra Resmi Pecat Empat Kadernya yang Kini Ditahan KPK Terkait Dugaan Kasus Suap APBD 2015

PROKOTA MALANG – DPC Gerindra Kota Malang langsung bergerak cepat usai pertemuan dengan Plt Wali Kota Malang Sutiaji terkait Pergantian Antar Waktu (PAW) massal. Buktinya DPC Gerindra langsung melayangkan surat ke DPP Gerindra terkait permintaan PAW empat kadernya yang kini tersandung kasus dugaan korupsi APBD 2015.

Adapun nama-namanya antara lain Een Ambarsari yang digantikan Dharman Susanto dari daerah pemilihan (dapil) Sukun. Teguh Puji Wahyono diganti Moch Andhi Mochsoni dari dapil Lowokwaru, Suparno digantikan Andri Wiwanto dari dapil Blimbing, dan Salamet yang posisinya diisi Moch Ula dari dapil Kedungkandang.

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Malang Moreno Soeprapto mengatakan partainya mengambil sikap tegas terhadap empat kader partainya yang kini ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Moreno datang ke gedung DPRD Kota Malang untuk mengantarkan empat berkas Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota dewan dari Fraksi Gerindra. “Begitu ada kesepakatan, kami juga langsung berproses. Berkas itu sebenarnya sudah disiapkan dua hari sebelumnya dan baru disetujui oleh DPP,” ujar Moreno pada awak media Jumat (7/9/2018) diruang Fraksi Gerindra DPRD.

Terkait status empat kadernya yang kini ditahan KPK, Moreno mengatakan partai sudah melakukan pemecatan meski tetap menjunjung azas praduga tak bersalah. “Mereka memang diberhentikan, tetapi sebelumnya kami sudah berkomunikasi dengan keluarga,” beber pria yang juga anggota DPR RI ini.

Tak hanya diganti, nama keempat kader juga secara otomatis tercoret dari daftar calon legislatif 2019 partai berlambang Garuda itu.

Moreno menegaskan penyerahan berkas PAW itu agar roda pemerintahan di Kota Malang bisa kembali berjalan. “Saya sudah menekankan kepada calon pengganti agar (kejadian serupa) jangan terulang kembali karena ini sudah mencoreng nama baik parlemen dan kepercayaan masyarakat juga hilang,” kata pria yang punya hobi balapan ini.

Pada empat calon anggota dewan itu, Moreno mengharap agar mereka bekerja baik dan rutin berkoordinasi dengan DPC. Tak hanya itu, mereka juga sudah menandatangani pakta integritas di internal partai.

Seperti diberitakan, PAW bagi 40 anggota DPRD Kota Malang saat ini dipercepat seperti hasil pertemuan Gubernur Jawa Timur Soekarwo dengan pimpinan parpol di tingkat provinsi. Proses itu ditargetkan selesai dalam waktu tiga hari. Rencananya, pelantikan akan dilakukan pada Senin (10/9/2018) mendatang. (*)