Geger di SMPN 4 Kepanjen, Komisi II DPRD Siap Telusuri Kasusnya

PROKOTA, MALANG – Gegernya internal di SMPN 4 Kepanjen terdengar di telinga anggota Komisi II DPRD Kabupaten Malang. Para wakil rakyat itu pun geram dengan tindakan yang dilakukan Kepala Sekolah SMPN 4 Kepanjen, Suburyanto yang sepihak memecat tiga pengurus Komite Sekolah.

Kusmantoro Widodo Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Malang mengatakan, pihaknya menyesalkan adanya pembubaran atau pemecatan pengurus komite sekolah SMPN 4 secara sepihak yang dilakukan Kasek Suburyanto.
“Sudah menjadi kewajiban mengikui aturan main yang berlaku. Tidak bisa kepala sekolah langsung main pecat,” ujar pria yang akrab dipanggil Widodo ini.

Terlebih lagi, kata Widodo, SK komite sekolah juga baru dan baru berakhir pada 2020 mendatang. Apabila diberhentikan sepihak tentunya merugikkan sekolah. Mengingat komite sekolah ini sudah merencanakan program tahunan. Apabila diberhentikan di tengah jalan, maka program yang sudah dicanangkan bisa berantakan.

Apalagi, lanjut Widodo, berdasarkan laporan juga menyangkut persoalan keuangan pribadi Kepala Sekolah SMPN4 Kepanjen Suburyanto yang dipergunakan untuk membangun dua ruang kelas nilainya diangka Rp 600 juta. Persoalan ini yang akan diluruskan oleh wakil rakyat, karena tidak menutup kemungkinan ada hal-hal lain yang dikhawatirkan menyimpang. “Kalau jabatan kepala sekolah sampai dikembalikan lagi ke tempat asal tentunya ada pertimbangan khusus, ini yang akan kami telusuri,” kata Widodo.

Terkait dengan hal itu, lanjut Widodo, pihaknya akan melakukan Inspeksi Mendadak (sidak) untuk mencari kebenaran kasus ini. “Kami akan klarifikasi semuanya. Supaya tidak timbul salah paham. Apalagi anak anak juga mau ujian. Jangan sampai konsentrasi mereka terganggu karena problem internal di SMPN 4 Kepanjen,” tandas politisi Golkar ini. (Red)