Galang Petisi Untuk Jaga Malang Tetap Konduksif

MALANG PROKOTA.com – Keprihatinan Halokes MBO1S sama halnya dengan Sajid  (56),  warga Kota Malang ini mengaku, prihatin dengan kondisi bangsa Indonesia akhir-akhir ini. Dia berharap, gejolak yang sempat terjadi, tak terulang kembali sampai pelantikan Presiden dan Wapres terpilih 20 Oktober 2019 mendatang.

“Terus terang saya prihatin dengan kondisi dan situasi negeri ini, yang sudah kacau. Saya berharap, mudah-mudahan dengan adanya petisi ini ada kemajuan, Indonesia kedepan lebih aman dalam kondisi apapun, ekonomi baik. Ini bentuk partisipasi saya dengan ikut menandatangani petisi ini,” ujar pengurus Paguyupan Pandanwangi ini blak -blakkan .

Hingga sore ini puluhan warga silih berganti datang untuk memberikan dukungan atas petisi-petisi yang terpasang di bundaran Tugu. Rencananya, petisi-petisi akan dipasang sampai besok.

Menurut korlap aksi Heru Deddi Budiantoro menyatakan, petisi-petisi dibuat untuk menyikapi isu-isu dan rentetan peristiwa yang terjadi.

Sekaligus memberikan edukasi kepada seluruh pihak, agar bisa menjaga situasi dan kondisi Kota Malang tetap aman serta damai, apalagi Malang merupakan Kota Pendidikan.

“Kita ingin Malang menjadi kota yang aman. Kita bisa hidup berdampingan dengan siapapun. Banyak tema-tema yang kita angkat dalam petisi, dan kita ingin mempertegas bahwa Malang tidak ada faham khilafah, radikalisme, separatisme, yang ada adalah kita bersama-sama TNI-Polri menjaga keutuhan NKRI. Kita juga mendukung presiden dan wapres yang terpilih secara konstitusional,” tegas Heru.

Dikatakan, petisi akan dipasang sampai besok dan nantinya akan dibawa ke Jakarta sebagai wujud komitmen warga Malang sesuai tema dalam petisi tersebut.(*)