Eko Wahyu Adi Widodo S.Pd, Guru SDN Girimoyo I Karangploso yang Sekaligus Terapis di Perseru Serui U-19

Sekilas tidak ada yang menyangka kalau Eko Wahyu Adi Widodo seorang terapis pemain bola. Maklum setiap harinya pria yang akrab dipanggil Eko itu hanyalah seorang guru kelas di SDN Girimoyo 1 Karangploso, Kabupaten Malang Jawa Timur.

Namun dibalik kesabarannya mengajar siswa kelas IV SDN Girimoyo 1 Karangploso, Eko yang kini guru berpangkat III d ini ternyata memiliki aktifitas lain. Yakni menjadi terapis pemain di Perseru Serui U-19.

Jadi setiap kali tim Perseru Serui U-19 bertanding, Eko selalu mendampingi para pemain. Setiap kali ada pemain yang cedera, Eko pun langsung tanggap untuk memberikan pertolongan pertama.

Kepada PROKOTA.com, Eko mengaku keahliannya bisa memijat pemain bola yang cidera sudah digelutinya sejak lama. Sekitar sepuluh tahun yang lalu. Semuanya itu dilakukan secara otodidak. “Saya bisanya alamiah saja mas,” ujar Eko pada jurnalis media ini.

Bahkan sebelum di Perseru Serui U-19, Eko juga pernah menjadi terapis di tim Persema Malang tiga tahun silam.

Dia bisa menjadi bagian dari Persema karena diajak Agus Susanto yang kebetulan menjadi asisten manajer Persema. “Sama di Perseru Serui U-19 saya juga diajak Pak Agus Susanto yang jadi asisten manajer,” kata pria yang pernah menjadi guru di SDN Bocek 3 Karangploso ini.

Meski sudah memiliki jam terbang sebagai terapis pemain bola, Eko mengaku ingin kursus terapis. Ini dilakukan agar dirinya bisa menjadi terapis profesional.

Mengingat untuk bisa menjadi terapis profesional di klub bola juga ada sertifikatnya.

Apalagi di era sepakbola modern sekarang ini, keberadaan terapis sendiri sudah menjadi bagian dari sebuah tim bola. “Kalau ada kesempatan ya saya kursus terapis. Jadi nanti kalau pensiun dari guru bisa menjadi terapis pemain bola,” tandas pria yang tinggal di Jalan Tirto Utomo Landungsari, Dau, Kabupaten Malang ini. (*)