Dua Petahana Caleg DPR RI Nurhayati Ali Assegaf dan Totok Daryanto Gagal Kembali ke Senayan

PROKOTA MALANG – Tidak akan ada nama lagi Totok Daryanto (PAN) dan Nurhayati Ali Assegaf (Partai Demokrat) yang menduduki kursi DPR RI periode 2019-2024. Sebab kedua caleg ini dipastikan gagal untuk kembali ke senayan. Penyebabnya perolehan suara mereka jauh dibawah delapan caleg DPR RI lain yang bakal melenggang ke senayan.

Uniknya mereka dikalahkan oleh dua pendatang baru yakni Krisdayanti (PDIP) dan Ali Ahmad (PKB). Hal ini berdasarkan berdasarkan data rekapitulasi hasil Pemilu yang diperoleh PROKOTA.com dan dikalkulasi suara kursi DPR RI menggunakan sainte league (sistem penghitungan Pemilu). Dari delapan kursi DPR RI asal Malang Raya sudah terisi semuanya.

Dari delapan nama tersebut tidak ada nama Totok Daryanto dan Nurhayati Asegaf. Adapun delapan caleg DPR RI peraih suara tertinggi dimulai dari Krisdayanti berada di peringkat pertama. Politisi yang juga penyanyi kondang asal Kota Batu yang diusung PDI Perjuangan ini berada di peringkat pertama dengan perolehan 132.131 suara. Suara ini tersebar di Malang Raya (Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang).

Posisi kedua diraih Hj. Lathifah Shohib (PKB). Cucu pendiri NU ini mendapatkan 109.992 suara. Setelah itu disusul Ahmad Basarah (PDI Perjuangan) meraih 104.914 suara, Moreno Soeprapto (Gerindra) sebanyak 59.296 suara.

Petahana Andreas Eddy Susetyo (PDI Perjuangan) meraih kursi ketiga bagi PDIP dengan raihan 52.641 suara. Ali Ahmad (PKB) mendapatkan 47.507 suara. Caleg kawakan dari Golkar Ridwan Hisjam (Golkar) meraih 35.529 suara dan Kresna Dewanata Phrosakh (Nasdem) memperoleh 30.011 suara.

Kepada awak media, Totok Daryanto mengaku sudah berjuang maksimal untuk kembali menang. Hanya saja dia mengaku persaingan Pemilu 2019 sangat berat. Sebab caleg dari parpol lain merupakan figur yang memiliki elektabilitas yang tinggi.

Disamping itu, kata Totok, parpol lain secara infrastruktur lebih kuat dibanding PAN. Hal ini yang membuat PAN kesulitan untuk mendongkrak perolehan suara untuk bisa mendapatkan satu kursi di Malang Raya.

Totok menambahkan perjuangan PAN untuk mempertahankan kursi DPR RI memang sangat berat. Karena seperti Totok merasa bekerja sendiri. Indikasinya dari total suara PAN untuk DPR RI hampir 80 sampai 90 persen sumbangan suara dari Totok.

Totok mengaku mendapat 54.536 suara di Malang Raya. Namun suara PAN jauh berada di bawah PDI Perjuangan, PKB, Gerindra, Golkar dan Nasdem. Suara PAN di Malang Raya hanya 11.197.

Jatuhnya perolehan suara juga terjadi pada Nurhayati Ali Assegaf dari Partai Demokrat. Suara partai demokrat dan pribadinya tak melebihi delapan kandidat wakil Malang Raya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Malang Santoko mengatakan, rekapitulasi hasil Pemilu 2019 sudah tuntas. Bahkan berita acara hasil rekapitulasi yang sudah ditandatangani atau DB1, langsung dikirim ke KPU Provinsi Jawa Timur.

Dari hasil rekapitulasi tersebut, sudah diketahui beberapa nama caleg yang bakal mendapatkan kursi. Baik kursi DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Timur ataupun DPRD Kabupaten Malang. Caleg yang bakal mendapat kursi tentunya mereka yang mendapat perolehan suara terbanyak. “Untuk nama-nama caleg yang lolos, kami tidak hafal. Nanti kita umumkan,” tandas dia. (*)