Direktur RSUD Kanjuruhan Kepanjen membantah Terhadap Penolakan Pasien Yang di Rujuk dari Klinik Modern Poncokusumo

MALANG PROKOTA.com-Direktur RSUD Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang drg Mahendrajaya membantah, jika pihaknya menolak perawatan Selvia. Dan jika rumah sakit menolak pasien, tidak mungkin ada nominal sebagai biaya perawatan. Sedangkan Selvia ketika mendapatkan rujukan dari Klinik Modern Poncokusumo, dia datang langsung mendapatkan perawatan.

“Dokter yang menanganinya mendiagnosis saat saya minta keterangan menjelaskan bahwa pasien Selvia menderita gagal ginjal dan pembekakan jantung. Jadi pasien kita suruh pulang, karena mereka dinilai sudah membaik, dan untuk selanjutnya bisa melakukan kontrol di puskesmas yang terdekat dengan tempat tinggalnya,” tegasnya saat dikonfirmasi lewat selulernya Selasa 6/8 .

Pagi tadi, lanjut Jaya telah memanggil pihak terkait, ” kami kumpulkan semua yang terkait , termasuk pihak kecamatan biar gak simpang siur. dan atas ” harapnya.

Lebih jauh ditambahkannya terlepas dari tudingan minor Pihaknya sempat kaget saat diberi informasi ada pemberitaan terkait pasien asal Pandansari Poncokusumo oleh rekannya,” ya gak bener ta kalau RSUD menyuruh Pasien Pulang tanpa sebab, apalagi dikabarkan ditolak dan kami dianggap tak melayani. dan terlepas dari tudingan yang gak benar itu dan sudah kami bantah serta luruskan, disamping itu juga kami minta maaf bila kekurangan dalam pelayanan,” tandasnya.

Seperti diketahui, sakit yang diderita Selvia Adivta Putri warga Desa Pandansari, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang ini sempat menyita perhatian publik,

Karena adanya informasi bahwa Selvia disuruh pulang oleh dokter RSUD Kanjuruhan Kepanjen, hal itu dianggap rumah sakit milik Pemkab tersebut tidak memberikan pelayanan kesehatan yang baik pada warga miskin.

Selain itu, pihak rumah sakit juga beralasan keluarga pasien tidak memiliki identitas kependudukan dan belum menjadi peserta BPJS.(*)