Dewan Dukung Eksplor Skill UMKM di Bidang Kecantikan Yang Digelar Diskopindag Kota MalangDiTengah Pandemi Covid-19

MALANG PROKOTA.Com – kehadiran anggota Komisi B DPRD kota Malang, Lea Mahdarina sebagai bukti dukungan atas giat yang digelar Diskopindag, ia mengaku jika pihaknya akan memberi ruang seluas-luasnya bagi pelaku UMKM agar bisa naik kelas dan bertahan ditengah pandemi seperti saat ini. Perempuan berhijab itu juga memaparkan bagaimana alur mengakses komunikasi ke DPRD kota Malang.

“Kami bersinergi dengan Diskopindag kota Malang yang juga merupakan mitra kerja kami. Meski covid-19 belum berakhir, namun pelaku usaha harus tetap optimis dan jangan menyerah begitu saja pada keadaan. Apa yang bisa kami bantu untuk pelaku UMKM pasti akan kita bantu,” pungkas Lea.

Perlu diketahui bahwa dalam rangka meningkatkan serta mengembangkan keterampilan UMKM di bidang kecantikan; Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) kota Malang menggelar pelatihan dan pembinaan bagi pelaku UMKM bidang make up di hotel Atria pada hari Senin (8/2).

Kegiatan ini merupakan bentuk fasilitasi usaha mikro menjadi usaha kecil dalam pengembangan produksi dan pengolahan pemasaran sumberdaya manusia serta desain dan teknologi. Gelaran pelatihan tersebut dilaksanakan selama 4 hari berturut-turut dimana setiap harinya diikuti oleh 60 orang peserta sehingga total menjadi 240 orang peserta UMKM bidang kecantikan.

Sementara itu Kepala Diskopindag kota Malang, Drs Wahyu Setianto MM mengatakan jika kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan informasi serta wawasan tentang berbagai ragam kosmetik yang kualitasnya terjamin bagi kesehatan. “Ini merupakan bentuk perhatian Pemkot Malang atas maraknya kosmetik yang beredar ditengah-tengah masyarakat” ujarnya.

Dari kegiatan ini, Diskopindag berharap agar pelaku UMKM mampu bertahan ditengah pandemi dan dapat melahirkan pelaku UMKM baru sehingga menciptakan pelaku usaha yang tangguh.

Pasca pelatihan ini, pihak Diskopindag akan memberi pendampingan dan pembinaan khusus, terutama bagi pelaku UMKM yang mempunyai potensi besar. ‘Kami akan memperhatikannya, karena meski ditengah pandemi, kehadiran orang yang ahli dalam make up ini sangat dibutuhkan. Tak dapat dipungkiri saat ini acara pernikahan masih cukup banyak dan ini suatu peluang,” urai Wahyu. (riz/hms)