Cuaca Ekstrem, DLH Kota Malang Tetap Jadi Percontohan Soal Kebersihan Kota

MALANG PROKOTA.Com – Cuaca pada November ini tidak menentu. Terlebih udara panasnya terbilang esktrem. Akan tetapi Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang menilai kebersihan pada November 2019 ini secara umum sudah bagus.

Sekretaris DLH dra Lilis Furqoniah Hayati MM mengatakan sangat mengapresiasi jajaran Dinas Lingkungan Hidup mulai pasukan kuning maupun bidang yang ada semuanya all out sesuai tupoksinya .

Jadwal pada November sangat padat sejak awal bulan persiapan sambut tim juri Adipura mulai hilir sampai kehulu. Lalu mendampingi Tim ketitik-titik penilaian mulai dari TPA Supit Urang hingga kekampung kampung Bersinar maupun sekolah Adiwiyata .

Sementara kegiatan rutin bidang-bidang tetap berjalan sesuai jadwal atau penambahan kegiatan seperti ada kunjungan kerja dari daerah maupun propinsi lain salah satunya dari DLH kota Pekalongan. Kota Tangerang, Kabupaten Lamongan.

Perlu diketahui bahwa sejak akhir Oktober hingga November ini beberapa hari cuaca yang tak menentu, hal tersebut tidak sampai membuat pasukan kebersihan yang bertugas di jalan mengeluh.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan DLH Kota Malang Joao Maria Gomes Je Carvalho atau yang akrab disapa Joe ketika dijumpai wartawan disela sela menerima kunker dari Pekalongan

Bahkan ia mengaku bahwa DPRD dari Pekalongan yang sempat berkunjung di Kota Malang mengapresiasi kebersihan Kota Malang. “Evaluasi dalam sebulan ini, kebersihan cukup bagus. Bahkan jadi bahan studi tiru kota lain seperti Tangerang. Balikpapan, KOTA MEDAN serta  menerima kunjungan Komisi C DPRD  Pekalongan. Mereka datang ke sini untuk lihat retribusi sampah dan mereka mengapresiasi itu,” papar Joe bangga.

Padahal dalam beberapa hari, cuaca yang tak menentu juga bukan masalah bagi pasukan kebersihan yang ada di bawah naungan Bidang Kebersihan DLH Kota Malang. “Kadang hujan kadang tidak itu tidak ada pengaruh bagi anggota kami karena saya perintahkan untuk kerja maksimal,” tegas mantan Lurah 2 periode ini.

Sementara kegiatan rutin bersama pasning koreil 5 kecamatan terus lakukan pembersihan sungai sungai maupun selokan sebelum hujan tiba. Saat ini pasukan kebersihan DLH Kota melakukan kerja bakti di sunfai bawah Janti  diteruskan besoknya ke Jembatan Tidar yang terlihat begitu kumuh.

Tempat itu sangat kotor karena adanya sampah bongkaran bangunan dan sampah rumah tangga yang kerap dibuang langsung oleh masyarakat ke sungai. (*)