Cegah Cluster Baru Covid 19, FPKB Kota Malang Desak Pemkot Malang Percepat Pencairan BST

MALANG PROKOTA.Com – PSBB pada Sabtu ini (30 Mei 2020) akan berakhir. Tentu masih banyak kekurangan – kekurangan yang harus dibenahi oleh Pemkot Malang.

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Kota Malang mengeluarkan pernyataan sikap, Jum’at (29 Mei 2020)

Ahmad Farih Sulaiman Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Malang mengatakan perlu dilakukan evaluasi terkait dengan pelaksanaan PSBB di Kota Malang selama 14 hari.

Sejak awal pelaksanaan terkait penjagaan di pos-pos yang sudah di tentukan tidak berjalan sesuai dengan perencanaan. Banyak ditemukan beberapa pos-pos yang kosong dan tidak ada petugas yang menjaga. Ini tentunya rawan kecolongan.

Terkait dengan arahan dari Ketua DPC PKB Kota Malang, H. Fatchullah, untuk mempersiapkan segala sesuatu terkait dengan New Normal Life. Wujud sosialisasi terkait dengan protokol New Normal Life harus menyeluruh tersampaikan ke seluruh masyarakat di Kota Malang.

Pondok Pesantren sebagai bagian dri Masyarakat Kota Malang, kata Fatih, FPKB meminta kepada Pemerintah Kota Malang untuk mempersiapkan segala sesuatu dan sosialisasi yg berkaitan dg protokol New Normal Life.

Sehingga bisa meminimalisir munculnya cluster baru dengan kembalinya santri-santriwati ke Pondok Pesantren masing-masing. Hal ini juga sesuai dengan arahan dari MUI.

Selain itu, Pemerintah Kota Malang diharapkan mempercepat proses penyampaian Bantuan Sosial Tunai (BST) sehingga harapannya bisa meringankan beban warga terdampak Covid-19. “Kami mendesak program jaring pengaman sosial segera dieksekusi dan bisa dirasakan masyarakat yang terdampak Covid 19,” tandas Ketua GP Ansor Kota Malang ini. (*)

EDITOR : Agus Prasetyo