Cawawali Wanedi : MeNaWan akan Perhatikan Kesejahteraan Lansia

PROKOTA, MALANG – Cawawali nomer 1 H. Ahmad Wanedi akan memberikan perhatian khusus kepada lansia jika nantinya terpilih. Sebab berdasarkan hasil selama kampanye Suatu hari ketika Ahmad Wanedi banyak mendapatkan pengaduan terkait minimnya perhatian Pemkot Malang terhadap lansia.

Salah satunya ditemukan Wanedi saat blusukan ke Pandanwangi. “Bu gimana bu, sehat? Saya Wanedi, di sini tinggal sama siapa bu,” kata Wanedi. “Oh iya, Nak Wanedi saya doakan semoga sukses. Saya (tinggal) di sini sendiri,” sahut Sumiati (71).

Setelah cukup lama bercakap-cakap dengan Sumiati, Wanedi kemudian pamit melanjutkan kunjungannya di wilayah Pandanwangi. Tak lupa dirinya mencium tangan Sumiati sambil meminta doa restu. “Saya pamit bu, mohon doa restu,” ucapnya meminta doa bisa dilancarkan dalam proses pilwali ini.

Wanedi mengatakan para lansia harus diperhatikan oleh pemerintah. Karena itu sudah menjadi bagian dari tugas dan tanggung jawab mereka. “Kalau saya bilang itu ibu kita sendiri loh, jadi kenapa harus ditelantarkan. Saya tanya tadi dia di situ hanya sebatang kara. Nah pemerintah harusnya hadir buat orang-orang seperti mereka,” tutur Wanedi.

Untuk menjawab peran pemerintah dalam membantu para lansia, calon pasangan Ya’qud Ananda Gudban itu menegaskan ada program khusus yang dibuat dalam rangka menunjang kesehatan para lansia. “Kita telah ada program untuk Posyandu lansia. Tentu kualitasnya akan kita tingkatkan sehingga pelayanan buat mereka maksimal,” ucap politisi PDIP ini.

Agar penyediaan pelayanan kesehatan terhadap lansia dapat berjalan maksimal, lanjut Wanedi perlu ada data mengenai jumlah lansia yang ada di kota Malang.
“Saya pingin ada data, berapa jumlahnya sehingga kita bisa mengukur bahwa pelayanan yang ada dapat dinikmati oleh semua (lansia),” ucapnya. “Lansia di kota Malang harus dirawat secara maksimal oleh pemerintah,” tandas dia. (*)