BNN Kabupaten Malang ajak Awak Media Pantau Penanganan Rehabilitasi Korban Pecandu Narkotika di RSJ Lawang

PROKOTA, MALANG – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang semakin gencar mengkampanyekan Stop Narkoba. Tidak hanya pada non pengguna, BNN juga melakukan kampanye stop narkoba bagi para pengguna Napza (narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya).

Rabu kemarin (4/4/2018) BNN Kabupaten Malang bersama perwakilan media mendatangi RSJ Dr. Radjiman Wedyodiningrat Lawang. Kedatangan tim BNN kabupaten Malang tak lain untuk memantau langsung kondisi penanganan rehabilitasi korban pecandu narkotika yang sudah dirawat.

Mengingat RSJ Dr. Radjiman Wedyodiningrat Lawang memang telah ditunjuk oleh pemerintah sebagai rumah sakit rujukan rehabilitasi korban pecandu narkotika.

Tim BNN Kabupaten Malang dibawah komando Letkol Laut (CPM), Agus Musrichin diterima oleh Direktur Utama RSJ Dr. Radjiman Wedyodiningrat Lawang dr.laurentius panggabean Sp.KJ.,MKK bersama Staf.

Agus mengatakan, kunjungan ke RSJ Lawang ini sebagai bentuk monitoring terkait penanganan rehabilitasi korban pecandu narkotika. Disamping itu juga untuk menyebarluaskan informasi kepada masyarakat melalui media cetak maupun elektronik tentang pelaksanaan rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotika.

Kegiatan yang dilakukan BNN juga merupakan bentuk dukungan kepada residen dalam persiapan menjalani paska rehabilitasi.
“Rata rata residen Napza ini telah pulih dari ketergantungan terhadap narkoba yang dikonsumsi selama menjalani rehab di RSJ Lawang. Tapi langkah terberatnya adalah pada saat pasca rehabilitasi,” kata Agus.

Berat paaca rehabilitasi, kata Agus mereka akan bertemu dan hidup bersama dalam masyarakat. Artinya, telah kembali pada lingkungan asalnya. Untuk itu, BNN, melakukan pendampiang untuk terus informasi, edukasi dan motivasi sebelum kembali ke lingkungan asalnya. “Dengan cara ini harapannya mereka bisa kembali normal hidup bermasyarakat. Tidak minder serta tidak mengulangi perbuatannya,” tandas dia. (*)