Berbagi Ala Doktor UM sekaligus Wadah Pembelajaran Kepedulian Mahasiswa  pada Warga Kurang Mampu

MALANG PROKOTA.Com – Program berbagi ala Doktor UM yang rutin diakhir semester yang digagas Dosen FIS dan FE Universitas Negeri Malang berawal dari rasa kepedulian terhadap sesama terus dilanggengkan.

Ini terlihat dari Baksos yang sudah memasuki tahun ke 11 pada 2019 ini diikuti sekitar 40  mahasiswa di akhir semester, bimbingan Doktor Universitas Negeri Malang (UM) Nuruďin Hadi tersebut kemarin mengadakan giat bakti sosial yang bertempat di wilayah RT 01, 02 dan 04 RW 01, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur.

Menurut kordinator baksos Laksamana Pramana mengatakan bakti sosial ini berawal dari kesepakatan mahasiswa bersama dosen salah satu jurusan di fakultas ilmu sosial Universitas Negeri Malang yaitu Nurudin Hady.

Mereka sepakat di akhir semester nanti mahasiswa akan melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan tujuan merealisasikan tindakan sosial secara nyata,” bukan hanya di dunia maya. Oleh karena itu mahasiswa dengan bapak dosen sepakat bahwa akan dilaksanakan bakti sosial.”ungkap mahasiswa asal Bogor.

Pramana meengaskan baksos itu bertujuan untuk membangun kepercayaan di masyarakat kepada mahasiswa sebagai penyambung lidah mereka. Tidak hanya itu kegiatan ini pun ditujukan agar mahasiswa bisa lebih kritis terhadap permasalahan sosial yang ada di masyarakat.

Untuk dana kegiatan, dikumpulkan dari teman teman mahasiswa sebesar seribu rupiah dari awal semester hingga akhir pertemuan perkuliahan.

Total keseluruhan dana kurang lebih sebesar 3.045.000 rupiah dan dibelikan sembako untuk dijadikan beberapa paket.untuk tahun ini Kegiatan baksos ini di lakukan di daerah Jodipan Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Tasya mahasiswi asal Aceh menambahkan kegiatan tersebut dengan berbagi dalam bentuk bantuan berupa puluhan paket sembako seperti beras, gula, teh, kopi, minyak goreng, mie instant, kecap dan lain-lain yang diberikan pada warga .

“Ada 25 rumah warga masyarakat kurang mampu yang kita kunjungi dalam giat ini dan memberikan paket sembako. Tiap paketnya terdiri dari beras 5 kg, Gula 2 kg, minyak goreng 2 liter, mie instant, kopi, teh, saos, kecap dan lain-lain semoga bermanfaat,” ucap gadis berhijab ini.

Sementara itu, Nurudin Hadi selaku Dosen Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang menjelaskan, kali ini dari Universitas melibatkan 2 fakultas yaitu fakultas Ilmu sosial dan Fakultas Ekonomi. Bakti sosial ini merupakan agenda rutin mata kuliah yang diasuhnya dan rutin dilakukan tiap akhir semester .

“Sejak saya menjadi dosen tahun 2006, giat bakti sosial sudah kita rintis mulai 2008. Dari mulai mengumpulkan uang seribu rupiah tiap pertemuannya. Tujuan saya adalah mendidik anak-anak berjiwa sosial kemanusiaan tinggi,” tuturnya.

“Saya prihatin sering kali melihat banyak pihak yang hanya share di sosial media terkait kemiskinan, tapi tanpa ada aksi nyata solusi. Dengan melakukan giat baksos ini harapannya pemerintah mengetahui dan berupaya keras meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandas dia. (*)