BerAnalek “Mung LuruhBerkah” Dengan Renovasi TPQ di Tengah Pandemi

MALANG PROKOTA.Com – Bukan usapan jempol jika gerakan BerAnalek(Berkelana red) dari hari- kehari hingga masuki penghujung tahun 2020 untuk memburu berkah makin tinggi itensitasnya. kumpulan anak muda kreatif yg mau menyisihkan rejeki dan uang rokoknya serta jajannya dengan tekad “mung Luruberkah” itu yang dimata warga tak muluk- muluk, justru nampak ihklas dan insha allah barokah buat masyarakat Bhumi Arema.

“Berbagi masker dan nasi bungkus tiap kamis malam dan Jumat pagi nampak istimewah karena dipenghujung bulan Oktober itu bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda dengan berbagi masker. Sedangkan berbagi nasi kuning insha allah berbarokah itu berbareng dengan peringatan Maulud Nabi. aksi Ini simbol kami mendukung program pemerintah. Serta, menjadi pendukung sodakoh meski nilainya kecil,” tandas Nakata yang juga pemilik Sablonan Soak Dan gerai Sepatu Legend itu berharap Bhumi Arema Pulih seperti sediakala agar ekonomi rakyat ikut meningkat.

Sementara Agung Dharsono yang dit bendahara asli bethek Penanggungan Malang itu menegaskan, bahwa berbagi nasi bungkus tiap kami lakukan adalah rasa syukur. Karena, menurutnya tren Covid-19 Kota Malang terus menurun.

“Ini hakekat kekaryaan. Di saat sulitpun, kita tidak diam dan bisa berbagi . seperti sodagoh merenovasi ke Ponpes maupun TPQ yang ada di Malang alhamduliah lancar bahkan terus meningkat alias antri untuk mendapat kesempatan direnovasi bisa layak untuk mengaji. Terus bergerak dan Tidak putus asa. Masyarakat butuh harapan. Insyaallah, masyarakat Kota Malang sehat. Ekonominya kuat,” paparnya optimis.(riz/agn)