Belum Signifikan Tangani Covid-19 PERINDO Kirim Surat Walikota Desak Manfaatkan Anggaran Penanganan Covid-19 86 M dan SILPA APBD 2019, 749 M Segera Dirasa Warga Bumi Arema

MALANG PROKOTA.Com – Melihat perkembangan serta penanganan terkait pandemi Covid 19, dimana dampak pandemi covid ini dirasakan oleh seluruh masyarakat selain dampak kesehatan juga dampak ekonomi dan social yang luar biasa.

“Sayangnya berdasarkan pantauan Dewan Pimpinan Daerah Partai Persatuan lndonesia (DPD PARTAI PERINDO) Kota Malang, hingga saat ini belum ada gerakan yang signifikan
dari pemerintah Kota Malang. Dimana hingga saat ini Pemkot Malang hanya melakukan pendataan demi pendataan, dan berdasarkan kabar yang dilansir berbagai media masa bahwa Pemkot Kota Malang sudah menganggarkan dana sebesar Rp. 86 milyar, sementara gerakan nyata belum maksimal.

Sementara masyarakat semakin merasakan dampaknya, pengusaha omzet bisnisnya turun, para pekerja kehilangan mata pencahariannya, sedang pedagang kecil dan pekerja jalanan tidak bisa leluasa lagi meraup rupiah untuk dibawa sampai rumah. “Ungkap Laily Fitriyah Min Nelly ketua DPD Partai PERINDO Kota Malang seperti yang tertuang dalam surat yang dikirim ke Walikota Malang Senin 11/5.

Lanjut Nelly, sapaan akrab Laily Fitriyah Min Nelly itu menyikapi hal hal tersebut diatas, maka DPD Partai PERINDO Kota Malang memohon Pemerintahan Kota Malang agar, Segera menyalurkan bantuan kepada masyarakat serta memberikan penjelasan rinci terkait penggunaan anggaran penanganan pandemic covid -19 sebesar Rp 86 milyar.

Bantuan bisa berupa uang tunai maupun kebutuhan sehari- hari (sembako) yang manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat, tidak hanya sekedar memberikan harapan yang tak kunjung
terealisasi.

“Yang kedua, bisa memanfaatkan Sisa Lebih Penggunaan Anggaran ( SILPA ) 2019 yang mencapai Rp. 749 milyar ( yang tercatat sebagai sejarah baru Pemerintah Kota Malang ), untuk digunakan sebagai dana penanganan pandemi dan pasca pandemic Covid 19, sebgai insentif untuk merangsang pertumbuhan ekonomi di Kota Malang, khususnya sektor UMKM dan industri kecil yang jelas terdampak.

Agar Pemerintah Kota Malang bersama legislative segera duduk bersama, merumuskan anggaran dan langkah terbaik terkait penanganan yang cepat atas dampak ekonomi dan sosial yang dirasakan masyarakat.

“Dan kami berharap segala permasalahan bantuan sosial Pemerintahan Kota Malang, bisa diselesaikan sebelum PSBB disetujui oleh KEMENKES, sehingga masyarakat Kota Malang bisa mendapatkan rasa tenang dan jaminan kesejahteraan dari pemerintah setempat.

Untuk hal tersebut DPD Partai PERINDO Kota Malang siap mendukung kebijakan pemerintah daerah yang pro kepada masyarakat, serta terus memberikan masukan dan kritik, demi kesejahteraan dan kemajuan Bhumi Arema.

Dan tidak lupa DPD Partai PERINDO Kota Malang juga menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat dan relawan yang tak kenal lelah berjuang untuk sesama, ditengah pandemiCovid 19 ini.

Demikian surat kami, atas perhatian serta kerjasamanya, kami sampaikan terima kasih. “Tandas Nelly yang diamini sekretaris DPD Partai PERINDO Kota Malang Komara E W saat ditemui wartawan Usai suratnya diterima Bagian Umum Pemkot Malang.(*)